Semoga Suka Aksesoris Tumbuh dari Kreativitas Mahasiswa
- 30 Sep 2026 12:51 WIB
- Ende
Poin Utama
- Owan merintis Semoga Suka Aksesoris sejak akhir 2022.
- Gelang menjadi produk yang paling diminati pelanggan.
- Tantangan utama usaha adalah membagi waktu antara bisnis dan kuliah Teknik Sipil.
RRI.CO.ID, Sikka - Yohanes Wuring Arsianto Sinuor atau yang akrab disapa Owan, mahasiswa Teknik Sipil di Maumere, mengembangkan Semoga Suka Aksesoris sejak mulai berkarya pada akhir tahun 2022. Usaha tersebut memasarkan gelang, kalung, gantungan tas, dan pin handmade melalui akun Instagram @semogasuka.id untuk menjangkau pelanggan.
Berawal dari kegemaran menggunakan aksesori, Owan terdorong teman kuliah serta keluarga untuk mempromosikan karyanya melalui media sosial terus. Ia kemudian mulai memperkenalkan produknya secara lebih serius kepada pelanggan sejak Juni 2023 hingga kini melalui platform digital.
Nama Semoga Suka menyimpan doa sederhana agar setiap karya buatannya disukai pembeli sebelum mereka menentukan pilihan pembelian produk. “Saya ingin setiap produk yang dibuat membawa doa agar orang yang melihatnya benar-benar semoga suka,” ujar Owan di Pro Dua RRI Ende, Jumat, 18 September 2026.
Gelang menjadi produk paling diminati, sedangkan layanan custom memberi ruang pelanggan menentukan desain sesuai keinginan mereka secara bebas. “Pesanan custom justru membantu saya menemukan ide dan model baru untuk dikembangkan menjadi karya berikutnya,” ujarnya.
Di tengah aktivitas perkuliahan Teknik Sipil, tantangan utama Owan adalah membagi waktu dan tenaga secara seimbang setiap hari. Proses produksi membutuhkan ketelitian, sementara kewajiban akademik tetap harus diselesaikan sesuai jadwal perkuliahan yang telah ditetapkan kampus tersebut.
Owan menilai proses menerima pesanan custom juga menjadi cara memperluas kreativitas sekaligus mengenali karakter pelanggan setiap harinya langsung. Salah satu karya yang dianggap paling menggambarkan dirinya adalah gelang bernama Renjana dengan karakter kuat dan unik.
Ke depan, Owan ingin memiliki studio atau toko yang menjadi ruang berjualan, berkreasi, serta mengadakan workshop merakit aksesori. Ia mengajak anak muda tidak berlebihan memikirkan konsep, melainkan berani memulai karena bisnis berkembang melalui proses dan pengalaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....