Yuliana Lami Ubah Hobi Menjadi Bisnis Nail Art Kreatif
- 07 Sep 2026 15:19 WIB
- Ende
Poin Utama
- Yuliana Lami atau Yuli mengembangkan Prisil Nails dari hobi menggambar menjadi usaha nail art.
- Yuli merupakan lulusan S1 Pendidikan Biologi yang belajar nail art secara otodidak.
- Bisnis bermula dari inspirasi konten TikTok dan modal awal sebesar Rp150.000.
RRI.CO.ID, Labuan Bajo - Yuliana Lami, pemilik Prisil Nails, mengubah hobi menggambar menjadi usaha nail art yang berkembang di kota Ende. Perjalanan bisnisnya dimulai setelah wisuda, ketika konten TikTok menginspirasinya mencari kesibukan sekaligus mengembangkan kreativitas yang selama ini dimilikinya.
Berbekal pendidikan S1 Pendidikan Biologi, Yuli belajar nail art secara otodidak dengan membeli paket usaha awal seharga Rp150.000. Percobaan awal sempat gagal karena kuku palsu tidak bertahan lama, sebelum riset ulang menemukan penggunaan dehydrator serta primer.
“Saya belajar dari kegagalan, mencoba lagi sampai menemukan teknik yang membuat nail art bertahan lebih lama,” ujar Yuli di programa Dua RRI Ende, Rabu 12 Agustus 2026. Setelah setahun dirintis di Ende, Prisil Nails berkembang ke Labuan Bajo, sementara Yuli tetap melayani pelanggan Ende berkala.
Selain nail art dan extension, Yuli menyediakan pemasangan diamond gigi, serta mengedukasi pelanggan tentang perawatan kuku secara aman. Yuli juga mengikuti tren warna marun dan teknik cat eye, sambil menyesuaikan warna kuku dengan karakter kulit pelanggan.
Nail art kuku asli dapat bertahan sekitar sebulan, sedangkan extension hingga tiga bulan dengan perawatan serta pelepasan tepat. Nama Prisil Nails diambil dari nama anaknya, sedangkan layanan dijalankan dengan menyesuaikan kebutuhan pelanggan di dua kota.
Pengalaman tersebut membuat Yuli menilai ketekunan, riset, dan kemampuan mengikuti tren menjadi bagian penting mengembangkan usaha kreatif berkelanjutan. “Saya ingin punya studio tetap, merekrut anak muda berbakat, dan membuka kelas kursus nail art,” katanya menyampaikan impian tersebut.
Ia berharap anak muda konsisten menekuni hobi serta bakat kreatif, karena usaha kecil dapat berkembang besar melalui ketekunan terus. Melalui kisah Prisil Nails, kreativitas sederhana dapat menjadi peluang ekonomi ketika ditekuni konsisten dan dikembangkan sesuai kebutuhan pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....