Vest Tenun Lokal Hadirkan Gaya Modern Anak Muda
- 31 Agt 2026 08:45 WIB
- Ende
Poin Utama
- Umi Aira mengembangkan vest berbahan tenun lokal dengan pendekatan desain modern untuk menarik minat generasi muda.
- Vest tenun dapat digunakan dalam suasana formal maupun santai dan dipadukan dengan kaos lengan pendek.
- Biaya jahit vest berkisar Rp75.000 hingga Rp175.000, bergantung tingkat kesulitan model.
- Kain tenun Sumba membutuhkan ketelitian khusus dalam pemotongan agar motif besar tetap utuh dan estetis.
- Perawatan tenun dianjurkan menggunakan furing, diangin-anginkan, dicuci menggunakan sampo, serta tidak dijemur langsung.
- Pemakaian tenun lokal menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan ekonomi para pengrajin tradisional.
RRI.CO.ID, Ende - Tren vest tenun lokal kini menyasar generasi muda melalui desain modern yang memadukan identitas budaya dan gaya kasual. Pro Dua RRI Ende mengangkat kreativitas tersebut dalam perbincangan bersama Ummy Aira, ASN sekaligus perancang busana dan pemilik usaha jahit.
Obrolan Muda Kreatif, Rabu 1 Juli 2026, yang menggali pengalaman Ummy Aira mengolah kain tenun menjadi busana kekinian untuk anak. Inspirasi itu muncul setelah Umi melihat rompi berbahan lurik Jawa ramai diperbincangkan dan digunakan pengguna media sosial belakangan.
“Saya ingin membuktikan bahwa tenun tidak selalu terlihat jadul, karena desainnya bisa mengikuti selera anak muda sekarang juga.” katanya. Vest menjadi pilihan karena mudah dipadukan dengan pakaian formal maupun kaos lengan pendek untuk menciptakan penampilan santai elegan.
Harga kain tenun yang mencapai dua juta rupiah membuat Umi menawarkan jasa desain dan jahit menggunakan bahan pelanggan. Ongkos jahit vest berkisar Rp75.000 sampai Rp175.000, menyesuaikan tingkat kesulitan model serta detail pengerjaan yang dipilih pelanggan sendiri.
“Tenun Sumba paling menantang ketika motif besarnya harus dipotong, supaya bunga atau gambar tetap terlihat utuh dan estetis.” ujar Umi. Menurut Umi, pemotongan kain Sumba membutuhkan perencanaan cermat agar motif besar tidak terbelah dan kehilangan karakter visualnya kain.
Perawatan tenun juga membutuhkan perhatian, mulai penggunaan furing hingga pengeringan dengan cara diangin-anginkan setelah pakaian selesai dikenakan. Jika harus dicuci, Ummy menyarankan penggunaan sampo, tidak mengucek kain, serta menghindari paparan matahari terik langsung berlebihan.
Ummy mengajak generasi muda mengenakan tenun lokal sebagai pilihan busana sekaligus dukungan nyata terhadap keberlangsungan ekonomi pengrajin tradisional. Karyanya dipromosikan melalui Instagram @umi_aira_mua dan Ummy Aira Modiste, sementara lokasi jahit berada di Jalan Imam Bonjol Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....