Jajanan Senayan Buktikan Teori Kewirausahaan Bisa Dipraktikkan

  • 08 Agt 2026 16:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Seorang dosen di STKIP Simbiosis Ende, Dewi, mengembangkan usaha kuliner Jajanan Senayan yang dirintis sejak 2023. Usaha yang berawal dari hobi memasak tersebut kini menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus ruang bagi Dewi menerapkan ilmu kewirausahaan dalam praktik bisnis.

Dewi mengatakan Jajanan Senayan bermula dari kebiasaannya mencoba berbagai resep yang ditemukan melalui media sosial. Setelah hasil masakannya mendapat respons positif dari keluarga dan teman, ia memanfaatkan kios yang sebelumnya tidak digunakan di rumah untuk mulai berjualan.

Pada awalnya, usaha tersebut hanya melayani pesanan daring berupa nasi ayam geprek. Seiring berkembangnya usaha, Dewi menambah sejumlah menu camilan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Menurut Dewi, pengalaman sebagai dosen turut membantunya dalam mengelola usaha. Ilmu mengenai kewirausahaan, manajemen keuangan, dan manajemen waktu yang diajarkan kepada mahasiswa dapat diterapkan secara langsung dalam menjalankan bisnis.

"Saya ingin membuktikan bahwa teori yang dipelajari di kampus bisa diterapkan dalam usaha nyata, sekaligus menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga," ujar Dewi dalam program Muda Kreatif, Jumat 7 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah produk andalan Jajanan Senayan antara lain pisang kembung, keju aroma, pisang sambal, dan nasi ayam geprek. Bahan makanan dipersiapkan terlebih dahulu, sedangkan proses memasak dilakukan setelah pesanan diterima agar makanan yang disajikan tetap hangat dan segar.

Untuk menjaga kualitas rasa, Dewi menggunakan takaran resep yang konsisten sehingga cita rasa produk tetap terjaga pada setiap penyajian.

Di tengah perkembangan usaha, Dewi mengakui fluktuasi permintaan menjadi salah satu tantangan. Penurunan penjualan dapat menyebabkan bahan baku segar, seperti pisang, berisiko rusak dan menambah biaya produksi.

Untuk mengurangi pemborosan, bahan yang tidak terjual diolah kembali menjadi makanan lain atau dibagikan kepada tetangga. Dewi juga terus melakukan evaluasi berdasarkan masukan pelanggan.

Nama Jajanan Senayan memiliki nilai historis bagi Dewi. Nama tersebut diadopsi dari kedai kopi milik almarhum mertuanya yang sebelumnya dikenal masyarakat. Selain mudah diingat, nama itu menjadi bentuk penghormatan terhadap usaha keluarga yang pernah berkembang.

Dari pengalaman tersebut, Dewi mengajak generasi muda tidak menunggu kondisi sempurna untuk memulai usaha. Menurutnya, bisnis dapat dimulai dari skala kecil dengan memanfaatkan media sosial sebagai etalase digital, kemudian dikembangkan melalui konsistensi, evaluasi, dan keberanian mencoba peluang baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....