Penerima Layanan Yayasan Kasih Bunda Produksi Kemoceng Rafia

  • 10 Jul 2026 16:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sebanyak 18 penerima layanan Yayasan Pelayanan Kasih Bunda di Kabupaten Ende berhasil menghasilkan 18 kemoceng berbahan tali rafia melalui pendampingan keterampilan yang digelar Kelompok Kerja Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende. Kegiatan itu berlangsung pada Selasa 7 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan layanan sosial berbasis pemberdayaan.

Dalam pelatihan tersebut, setiap peserta didampingi untuk membuat satu kemoceng dari awal hingga selesai. Mereka diajak mengenali bahan, menyiapkan tali rafia, merangkai hingga membentuk produk yang dapat langsung digunakan.

Bahan tali rafia dipilih karena mudah diperoleh dan proses pembuatannya relatif sederhana. Dengan pola kerja yang praktis, keterampilan ini diharapkan bisa dipraktikkan kembali oleh para peserta sesuai kemampuan masing-masing.

Ketua Pokjaluh Katolik Kankemenag Ende, Rudolf T.R. Fahik, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari pelayanan keagamaan yang tidak berhenti pada pembinaan rohani. Menurut dia, penyuluh agama juga perlu hadir dalam ruang-ruang sosial yang membantu masyarakat bertumbuh lewat keterampilan dan kepercayaan diri.

“Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk belajar, berkarya, dan menghasilkan produk yang bermanfaat. Kami ingin menghadirkan pendampingan yang inklusif serta membuka ruang bagi setiap orang untuk mengembangkan potensinya,” kata Rudolf.

Pendamping Yayasan Pelayanan Kasih Bunda, Yoseph Gregorius Babo Raki, menjelaskan keterlibatan peserta dalam setiap tahapan kerja memberi dampak lebih luas daripada sekadar menghasilkan produk. Proses itu melatih konsentrasi, kesabaran, kemampuan mengikuti instruksi, serta membangun interaksi antara peserta dan pendamping.

Ia menilai keberhasilan menyelesaikan satu produk sederhana menjadi pengalaman penting bagi para penerima layanan. Hasil kerja yang dapat dilihat dan digunakan memberi dorongan psikologis sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri peserta.

Pokjaluh Katolik Kankemenag Ende bersama Yayasan Pelayanan Kasih Bunda berencana melanjutkan pendampingan serupa dengan materi yang disesuaikan kebutuhan peserta. Program lanjutan diarahkan pada peningkatan kualitas produk, penyediaan bahan, pengemasan, hingga penjajakan pemasaran agar keterampilan tersebut berkembang menjadi kegiatan produktif yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....