Wetan Helero Dorong Gerakan Aksi Kecil Perkuat Pangan Lokal Ende

  • 27 Jun 2026 14:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende– Wetan Helero mendorong penguatan pangan lokal melalui gerakan pelestarian lingkungan berbasis aksi sederhana di Kabupaten Ende. Inisiatif ini menekankan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Aktivis Lingkungan sekaligus Founder Wetan Helero, Shindy Soge, saat di wawancarai oleh Pro 2 RRI Ende dalam program acara Obras (Obrolan Spada) pada Jumat 26 Juni 2026. Dalam dialog tersebut, ia menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Ia menjelaskan, menjaga alam tidak selalu harus dilakukan melalui aksi besar atau program berskala luas. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler, menggunakan tas belanja sendiri, serta mengurangi plastik sekali pakai sudah menjadi langkah nyata dalam pelestarian lingkungan.

Selain itu, ia juga mendorong masyarakat untuk membawa pulang sampah yang dihasilkan, menghemat penggunaan air dan listrik, serta menanam tanaman pangan di sekitar rumah sebagai bentuk kontribusi langsung terhadap keberlanjutan lingkungan, ujarnya.

Ia mengungkapkan, kekuatan utama dari gerakan lingkungan bukan pada besarnya aksi, melainkan pada konsistensi dalam menjalankan kebiasaan baik setiap hari. Konsistensi tersebut diyakini mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi alam dan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, Wetan Helero juga mengembangkan produk pangan lokal melalui brand “Tata Titi” yang mengusung filosofi “Dari Tanah yang Subur untuk Jiwa yang Luhur”. Konsep ini menjadi wujud komitmen dalam menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, ekologi, dan sosial budaya, ucapnya.

Ia juga menambahkan, pengembangan pangan lokal tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi, dan juga mengajak masyarakat untuk lebih bangga mengonsumsi produk pangan lokal dan tidak mudah tergeser oleh produk luar yang semakin masif masuk ke daerah, katanya.

Ia berharap generasi muda dapat menjadi motor penggerak perubahan dengan memulai aksiaksi sederhana dari lingkungan masing-masing. Menurutnya, perubahan besar hanya dapat terwujud jika masyarakat bergerak bersama secara konsisten dan berkelanjutan, tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....