Dari Hobi Memasak, Iid Puawajo Kembangkan Catering Timur Tengah di Ende

  • 16 Jun 2026 21:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Usaha catering rumahan berbasis kuliner Timur Tengah yang dirintis Iid Puawajo sejak 2023 terus berkembang dan mendapat respons positif dari masyarakat Kota Ende. Berawal dari dapur rumah untuk konsumsi keluarga, usaha tersebut kini melayani puluhan pesanan setiap pekan dan menjadi inspirasi bagi warga yang ingin memulai usaha mandiri.

Di tengah terbatasnya pilihan kuliner khas Timur Tengah di Ende, Iid melihat peluang menghadirkan nasi kebuli dengan cita rasa autentik. Bersama sang istri, ia memulai usaha tersebut setelah terinspirasi dari pengalaman mencicipi berbagai kuliner saat tinggal di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

“Ketika kembali ke Ende, kami merasa cita rasa makanan Timur Tengah yang pernah kami nikmati belum banyak tersedia. Dari situ kami mencoba membuat sendiri untuk keluarga, lalu berkembang menjadi usaha,” ujar Iid Puawajo dalam program Muda Kreatif Pro 2 RRI Ende, Senin, 15 Juni 2026.

Menu utama yang ditawarkan adalah nasi kebuli berbahan beras basmati dan rempah-rempah premium. Selain itu, usaha catering tersebut juga menyediakan kebab dan roti maryam. Pemilihan bahan baku berkualitas menjadi strategi utama untuk menjaga cita rasa dan kepercayaan pelanggan meskipun biaya produksi relatif tinggi.

Menurut Iid, tantangan terbesar dalam menjalankan usaha adalah ketersediaan bahan baku, khususnya beras basmati yang harus didatangkan dari luar daerah. Untuk menjaga kualitas produk, sistem penjualan dilakukan melalui mekanisme pre-order dengan jumlah pesanan yang disesuaikan dengan stok bahan yang tersedia.

Langkah tersebut diterapkan agar setiap pesanan yang diterima konsumen tetap segar dan memiliki cita rasa yang konsisten. Proses memasak bahkan dimulai sejak dini hari agar seluruh pesanan dapat didistribusikan dalam kondisi terbaik pada hari pengantaran.

Respons masyarakat terhadap produk yang ditawarkan terus meningkat. Konsumen berasal dari berbagai kalangan, mulai dari guru, tenaga kesehatan, komunitas olahraga hingga keluarga yang mencari alternatif menu untuk berbagai kegiatan dan acara keluarga.

Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa produk kuliner lokal dengan konsep yang berbeda mampu membuka peluang ekonomi baru di daerah. Selain menghadirkan variasi pilihan kuliner, usaha tersebut juga memperkenalkan cita rasa Timur Tengah kepada masyarakat Ende.

Ke depan, Iid menargetkan pengembangan usaha menjadi rumah makan dengan konsep kuliner Timur Tengah yang lebih lengkap. Ia juga mengajak generasi muda untuk berani memulai usaha dari ide sederhana.

Menurutnya, keberhasilan usaha tidak selalu dimulai dari modal besar, melainkan dari keberanian mencoba, menerima masukan, dan terus berinovasi sesuai kebutuhan pasar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....