Pantai Ndao Ramai Pengunjung, Pedagang Minta Kepastian Pengelolaan

  • 06 Jun 2026 20:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Pantai Ndao, Kabupaten Ende, terus berkembang dalam beberapa bulan terakhir. Ramainya pengunjung yang datang pada sore hingga malam hari dimanfaatkan para pedagang untuk membuka usaha dan menambah penghasilan keluarga.

Salah seorang pedagang, Arif Rahman Hakim, warga asal Kota Malang, mengatakan dirinya mulai berjualan di kawasan tersebut sejak Februari 2026. Menurutnya, para pedagang melihat peluang usaha yang cukup menjanjikan karena Pantai Ndao menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu pada sore hingga malam hari.

Arif menjelaskan hingga saat ini kawasan Pantai Ndao belum dikelola secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Ende. Meski demikian, para pedagang masih diperbolehkan berjualan sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Ia mengungkapkan omzet penjualan yang diperoleh rata-rata mencapai Rp500 ribu per hari, meskipun jumlah tersebut dapat berubah tergantung tingkat kunjungan masyarakat. Pada hari kerja, jumlah pengunjung cenderung stabil, sedangkan pada akhir pekan mengalami peningkatan yang berdampak pada pendapatan pedagang.

Selain peluang usaha yang cukup baik, Arif juga menyoroti minimnya fasilitas pendukung di kawasan pantai, terutama penerangan. Karena belum tersedia lampu penerangan umum, para pedagang menggunakan lampu secara mandiri untuk mendukung aktivitas jual beli sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Persoalan kebersihan juga menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, para pedagang rutin membersihkan area berjualan setelah aktivitas usaha selesai. Namun, sampah sering kembali menumpuk karena masih adanya pengunjung yang beraktivitas di lokasi hingga larut malam.

Arif mengaku pada awal berjualan sempat menerima teguran terkait keberadaan lapak di kawasan tersebut. Namun kondisi saat ini dinilai lebih kondusif setelah adanya kunjungan Bupati Ende ke lokasi beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah setelah Pak Bupati datang ke sini, sampai sekarang situasinya aman,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Ende dapat segera menata dan mengelola kawasan Pantai Ndao secara resmi sehingga para pedagang memiliki kepastian usaha. Menurutnya, para pedagang tidak keberatan membayar retribusi selama aktivitas usaha dapat berjalan secara legal dan turut memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah.

“Yang penting kami bisa berjualan dengan tenang dan ikut mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....