Berkat Sawah dan Perahu Karet, Cafe Bintang Watumere Ende Jadi Idola Wisata
- 04 Jun 2026 16:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, ENDE – Sebuah hamparan sawah di Kelurahan Roworena, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, kini bertransformasi menjadi destinasi kuliner populer bernama Cafe Bintang Watumere. Tempat nongkrong yang berlokasi di Km 09 Jalan Jurusan Ende - Maumere ini sukses memikat hati wisatawan lewat pesona alamnya yang asri dan menenangkan.
"Awalnya itu memang banyak orang yang main ke sawah karena merasa senang dan nyaman di sini, padahal dulunya masih posisi sawah murni," ujar Bapak Yakobus Meno, Owner Cafe Bintang Watumere, saat ditemui di lokasi usaha miliknya pada Minggu 31 Mei 2026. Dirinya menambahkan bahwa ide kreatif ini muncul setelah melihat potensi keramaian warga yang sering menghabiskan waktu libur akhir pekan di area kali sekitar sawah tersebut.
"Kami sempat membeli perahu karet seharga Rp300.000 hingga Rp400.000 untuk wahana bermain anak-anak di kali, meski sekarang sudah rusak semua karena tidak tahan lama," kata Yakobus mengenang awal mula merintis usaha. Kegembiraan anak-anak saat bermain kolam plastik dan perahu karet itulah yang memicu pemikiran besarnya untuk membangun sebuah kafe yang terintegrasi dengan alam.
Menu yang disajikan di kafe ini sangat merakyat namun memiliki daya pikat yang luar biasa bagi para pengunjung. Berbagai kudapan tradisional disuguhkan segar untuk menemani waktu bersantai para wisatawan yang datang dari berbagai daerah.
Jagung rebus, pisang goreng, dan kelapa muda menjadi menu andalan yang paling diburu oleh masyarakat yang datang berkunjung. Kombinasi makanan lokal yang hangat dan pemandangan hijau menjadi alasan utama omset kafe ini terus melejit.
"Kalau kondisi kafe sedang ramai, menu jagung rebus sendiri bisa laku terjual hingga 150 batang dalam sehari," ungkap Yakobus dengan nada optimis. Angka penjualan yang fantastis tersebut membuktikan bahwa kuliner sederhana jika dikemas dengan suasana yang tepat mampu menghasilkan nilai ekonomi tinggi.
Kini, Cafe Bintang Watumere tidak hanya sekadar tempat makan, melainkan telah menjadi ikon wisata baru yang menggerakkan ekonomi kreatif di Kabupaten Ende. Keberhasilan Yakobus Meno membuktikan bahwa kejelian melihat potensi alam mampu mengubah lahan pertanian biasa menjadi magnet pariwisata yang menjanjikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....