Usaha Lumpia Krispi Wulan Tembus Pasar Digital

  • 03 Jun 2026 09:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Di tengah terbatasnya lapangan kerja bagi lulusan sekolah, seorang remaja asal Ende membuktikan bahwa usaha kuliner rumahan dapat menjadi sumber penghasilan sekaligus peluang kemandirian ekonomi. Melalui produk Lumpia Tahu Krispi, Nurhayati Wulan Sari berhasil menangkap tren camilan praktis yang diminati masyarakat modern.

Perempuan berusia 18 tahun yang baru lulus SMA pada Mei 2026 itu memulai usaha dari tabungan pribadinya. Berangkat dari keinginan mengisi waktu produktif setelah lulus sekolah, Wulan memilih menghadirkan camilan yang berbeda dari produk yang sudah banyak beredar di Kota Ende.

Menurut Wulan, masyarakat saat ini cenderung menyukai makanan praktis, mudah dibawa, dan dapat dikonsumsi kapan saja. Tren tersebut menjadi peluang yang ia manfaatkan untuk mengembangkan usaha rumahan dengan sistem produksi berdasarkan pesanan sehingga produk yang diterima pelanggan tetap hangat dan segar.

Pelanggan Lumpia Tahu Krispi tidak hanya berasal dari kalangan pelajar, tetapi juga pegawai kantoran dan keluarga. Produk ini kerap dijadikan camilan maupun pelengkap menu makan di rumah.

Dengan harga terjangkau, usaha tersebut mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Dalam menjaga kualitas produk, Wulan mengaku aktif menerima masukan dari pelanggan.

Kritik terkait rasa maupun tampilan produk dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas. Ia menilai kemampuan mendengar kebutuhan konsumen menjadi faktor penting agar usaha kecil tetap bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Selain mengandalkan kualitas produk, pemasaran dilakukan melalui media sosial, terutama Facebook. Strategi digital tersebut membantu memperluas jangkauan pasar tanpa membutuhkan biaya promosi yang besar.

Usaha yang dirintis dari modal tabungan sekolah itu kini tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga membantu kebutuhan keluarga. Wulan berharap usahanya dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memulai usaha sejak dini.

Ia berpesan agar anak muda tidak takut memulai dari skala kecil. Menurutnya, konsistensi, kreativitas, dan pemanfaatan media sosial dapat membuka peluang usaha yang lebih besar di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....