Odelie Bloom Ungkap Rahasia Sukses Bisnis Florist
- 19 Mei 2026 10:18 WIB
- Ende
Poin Utama
- Program Muda Kreatif menghadirkan owner florist Odelie Bloom, Natasha Tan.
- Usaha florist bermula dari hobi merangkai bunga sejak masa sekolah pada 2019.
- Odelie Bloom mengusung konsep Korean bouquet yang diminati pelajar dan mahasiswa.
- Produk terlaris berupa buket bunga untuk wisuda, ulang tahun, dan acara resmi.
- Tasha menilai kreativitas lebih penting dibanding modal besar dalam membangun usaha.
- Konsistensi promosi digital menjadi tantangan utama bisnis florist miliknya.
- Odelie Bloom menargetkan pembukaan toko fisik di Ende.
RRI.CO.ID, Ende - Program Muda Kreatif Pro Dua RRI Ende mengulas perjalanan usaha florist lokal bernama Odelie Bloom bersama pemiliknya, Selasa 14 April 2026 . Perbincangan tersebut menghadirkan Natasha Tan, pengusaha muda yang membangun bisnis kreatif berbasis rangkaian bunga.
Tasya menceritakan ketertarikannya merangkai bunga bermula sejak tahun 2019 ketika masih duduk di bangku sekolah menengah. Kebiasaan membantu sang ibu menjadi awal ketertarikannya hingga akhirnya berkembang menjadi peluang usaha kreatif.
“Awalnya saya hanya membantu mama merangkai bunga, lalu lama-kelamaan mulai tertarik membuat sendiri,” ujar Tasha. Usaha tersebut sempat vakum pada 2022 hingga 2024 karena Tasha memilih menyelesaikan pendidikan kuliahnya terlebih dahulu.
Sepulang kuliah pada 2025, Tasha memutuskan melakukan perubahan besar terhadap identitas usahanya secara menyeluruh. Nama Natasha Collection kemudian diubah menjadi Odelie Bloom agar terasa lebih unik serta mudah diingat pelanggan.
Mengikuti tren media sosial, Odelie Bloom kini mengusung konsep Korean bouquet dengan tampilan sederhana dan manis. Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai bunga satu kuntum, buket, keranjang bunga, papan akrilik, hingga krans dukacita.
“Modal besar bukan segalanya, karena kreativitas jauh lebih penting untuk membuat usaha tetap berkembang,” kata Tasha. Ia menambahkan penentuan harga produk harus memperhitungkan biaya bahan, waktu pengerjaan, hingga tingkat kesulitannya.
Di tengah perkembangan bisnis digital, Tasha mengaku tantangan terbesar justru menjaga konsistensi promosi melalui media sosial. Meski pemasaran masih dilakukan secara daring, Odelie Bloom menargetkan pembukaan toko fisik di Jalan Wira Jaya, Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....