Perubahan Perilaku Konsumen Paksa UMKM Ngada Melek Digital

  • 17 Mei 2026 11:17 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Pergeseran masif perilaku konsumen yang kini selalu melakukan riset, perbandingan harga, dan kualitas produk secara daring via smartphone sebelum membeli.
  • Kehadiran digital (digital presence) kini menjadi identitas baru yang krusial, membuat UMKM yang hanya mengandalkan toko fisik terancam tertinggal.
  • Digitalisasi menghapus batasan jarak geografis, sehingga pelaku usaha lokal harus bersaing dalam pasar yang lebih luas dan dinamis.
  • UMKM Ngada dituntut melek digital dan lebih aktif memanfaatkan katalog digital demi memenuhi kebutuhan pasar akan kecepatan informasi.
  • Transformasi digital pelaku usaha mikro diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi kerakyatan di wilayah Flores secara menyeluruh.

RRI. CO. ID, Ngada – Pola konsumsi masyarakat saat ini telah mengalami pergeseran signifikan seiring dengan masifnya penggunaan telepon pintar. Hal ini memaksa para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Ngada untuk segera beradaptasi.

Navigator UMKM Digital Ngada, Chrismas Adrianus Uwa menjelaskan bahwa konsumen kini selalu melakukan riset produk secara daring. Mereka membandingkan harga dan kualitas barang melalui layar ponsel sebelum memutuskan membeli.

"Hari ini orang kalau sebelum membeli itu pasti cari dulu di HP untuk bandingkan harga," kata Krismas dalam Program Ekonomi Digital Pro 1 RRI Ende, Jumat, 10 April 2026.

Fenomena ini menjadi alasan kuat mengapa UMKM lokal tidak boleh lagi hanya mengandalkan toko fisik. Kehadiran secara digital menjadi identitas baru yang menentukan keberlanjutan sebuah unit usaha.

Krismas menambahkan bahwa keterlambatan masuk ke ekosistem digital akan membuat pelaku usaha tertinggal jauh. Persaingan pasar kini tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis antar wilayah.

Digitalisasi membantu UMKM untuk tetap relevan dengan kebutuhan pasar yang menginginkan kecepatan informasi. Pelaku usaha dituntut untuk lebih aktif memajang produk mereka pada katalog digital.

Transformasi ini diyakini akan memperkuat struktur ekonomi kerakyatan di wilayah Flores secara menyeluruh. Inovasi digital menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan perilaku pasar yang dinamis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....