Niu Cafe Andalkan Rasa Hadapi Persaingan Kuliner

  • 12 Mei 2026 08:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Usaha kuliner lokal di Kabupaten Ende terus bertumbuh di tengah persaingan bisnis kafe yang semakin ketat. Salah satunya ditunjukkan Niu Cafe & Resto yang mempertahankan pelanggan lewat kualitas rasa, inovasi menu, hingga pelayanan yang fleksibel bagi pengunjung.

Owner Niu Cafe & Resto, Haikal, mengatakan usaha yang dirintis sejak 2024 itu bermula dari keinginan membangun lapangan kerja kecil setelah kembali ke Ende dari luar daerah. Bersama istrinya, ia memilih melanjutkan usaha kuliner dengan memanfaatkan pengalaman dasar memasak dan keberanian mencoba usaha sendiri.

“Kami pikir lebih baik mencoba daripada menyesal tidak pernah mulai. Harapannya bukan hanya bisnis bertahan, tapi juga bisa bantu orang lain dapat pekerjaan,” ujarnya dalam program Muda Kreatif Pro 2 RRI Ende, Minggu, 10 Mei 2026.

Berada di Jalan Melati, Ende, Niu Cafe menawarkan menu umum seperti nasi goreng gila, nasi 4t, kopi , hingga camilan lokal. Namun, salah satu menu yang paling menarik perhatian pelanggan adalah nasi kebuli khas Timur Tengah yang diolah menggunakan resep keluarga dan sistem pre-order karena proses memasaknya memakan waktu hingga lima jam.

Menurut Haikal, tantangan terbesar pelaku usaha kuliner saat ini bukan hanya persaingan, tetapi juga kenaikan harga bahan baku dan sulitnya mempertahankan tenaga kerja yang stabil. Kondisi itu membuat pelaku UMKM harus terus menyesuaikan strategi usaha tanpa mengorbankan kualitas makanan.

Ia menilai media sosial kini menjadi faktor penting dalam membangun usaha kuliner, terutama untuk menjangkau pelanggan baru dan wisatawan. Selain promosi digital, ulasan pelanggan di platform pencarian turut membantu memperkenalkan usaha lokal Ende kepada pengunjung luar daerah.

Haikal juga menilai tren kuliner di Ende mulai bergerak mengikuti perkembangan visual dan gaya penyajian makanan kekinian. Meski demikian, ia menegaskan rasa tetap menjadi faktor utama agar pelanggan kembali datang dan usaha dapat bertahan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....