Kendala Struktural di Ende Hambat Akses Pasar UMKM

  • 01 Mei 2026 15:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kendala struktural yang dihadapi UMKM di Kabupaten Ende masih menghambat akses pasar yang lebih luas, termasuk ke pasar modern dan ekspor.

Dosen Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Flores, Dr. Mansyur Abdul Hamid, S.E., M.M., mengungkapkan banyak pelaku UMKM belum memiliki legalitas usaha yang memadai. “Masih banyak yang belum memiliki NIB dan sertifikasi halal sehingga sulit masuk pasar besar,” ujarnya dalam siaran Florata Pagi, Jum'at, 1 Mei 2026.

Selain itu, keterbatasan modal dan rendahnya literasi keuangan menjadi hambatan utama bagi pelaku usaha. Mereka cenderung mengandalkan modal sendiri dengan kapasitas yang terbatas untuk mengembangkan usaha.

Akses terhadap layanan perbankan juga masih menjadi tantangan. Persyaratan administrasi yang cukup kompleks seringkali menyulitkan pelaku UMKM dalam memperoleh pembiayaan, ungkapnya.

Di sisi lain, standar mutu produk lokal belum konsisten sehingga sulit bersaing di pasar yang lebih luas. “Produk seperti tenun dan olahan pangan masih membutuhkan peningkatan kualitas dan standarisasi,” katanya.

Pemerintah diharapkan memperkuat pendampingan serta menyederhanakan proses perizinan. Upaya ini dinilai penting agar UMKM mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih kompetitif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....