Industri Kreatif Ruteng Terkendala Alat dan Minim Wadah Eksplorasi Bagi Pelaku
- 22 Apr 2026 09:46 WIB
- Ende
Poin Utama
- Industri kreatif di Ruteng kini terkendala minimnya ketersediaan alat produksi modern serta terbatasnya wadah untuk eksplorasi karya.
- Ardhy Hamat, pemilik Ketillo Art, mengungkapkan bahwa tantangan infrastruktur ini menjadi penghambat utama pertumbuhan UMKM lokal.
- Ardhy berharap pemerintah dan lembaga swasta lebih serius melirik potensi ekonomi kreatif yang ada di pelosok.
- Unsur budaya lokal yang disematkan dalam setiap produk Ketillo Art sebenarnya memiliki nilai jual pariwisata yang sangat tinggi.
RRI.CO.ID, Ruteng - Industri kreatif di Ruteng kini terkendala minimnya ketersediaan alat produksi modern serta terbatasnya wadah untuk eksplorasi karya. Ardhy Hamat, pemilik Ketillo Art, mengungkapkan bahwa tantangan infrastruktur ini menjadi penghambat utama pertumbuhan UMKM lokal.
Sebagian besar mesin pendukung ukiran kayu harus didatangkan dari luar daerah dengan biaya yang tidak sedikit. Keterbatasan akses terhadap teknologi fisik ini memaksa perajin bekerja dengan metode yang kurang optimal secara waktu.
Potensi seniman di Kabupaten Manggarai sebenarnya sangat melimpah dan memiliki ciri khas budaya yang kuat. Namun, tanpa dukungan alat yang memadai, kreativitas mereka sulit mencapai skala produksi masal yang konsisten.
Ardhy berharap pemerintah dan lembaga swasta lebih serius melirik potensi ekonomi kreatif yang ada di pelosok. Kehadiran ruang pamer atau galeri bersama sangat dinantikan untuk memamerkan produk unggulan ke pasar internasional.
Selama ini, para pelaku usaha bergerak secara mandiri dengan modal hobi dan jaringan komunitas yang terbatas. Kolaborasi nyata antara pemangku kebijakan dan perajin diperlukan untuk membangun ekosistem bisnis yang lebih sehat.
Unsur budaya lokal yang disematkan dalam setiap produk Ketillo Art sebenarnya memiliki nilai jual pariwisata yang sangat tinggi. Souvenir berbasis kayu ini bisa menjadi identitas daerah jika mendapatkan promosi yang tepat dari pemerintah.
Kebutuhan akan pelatihan peningkatan keterampilan teknis juga menjadi aspirasi penting yang disampaikan oleh para pelaku usaha. Ardhy menegaskan bahwa peningkatan kualitas produk harus berjalan beriringan dengan ketersediaan sarana yang mumpuni.
Jika hambatan logistik dan wadah ini teratasi, industri kreatif Ruteng diprediksi akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dukungan nyata sangat dinantikan agar karya anak bangsa dari Flores tidak hanya sekadar bertahan, tapi juga berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....