Digitalisasi UMKM Manggarai Jadi Kunci Utama Menembus Pasar Ritel Nasional
- 18 Apr 2026 12:17 WIB
- Ende
Poin Utama
- Digitalisasi UMKM Manggarai jadi kunci utama menembus pasar ritel nasional melalui pendampingan intensif dari Rumah BUMN.
- Maria Anilsa Adak selaku fasilitator menegaskan bahwa ekosistem digital sangat krusial agar produk lokal tidak hanya di kabupaten Manggarai.
- Rumah BUMN menyediakan fasilitas co-working space secara cuma-cuma bagi seluruh anggota binaan.
- Dengan sinergi yang kuat, produk unggulan seperti kopi dan kain songke diyakini mampu bersaing di kancah nasional.
RRI.CO.ID, Manggarai - Digitalisasi UMKM Manggarai jadi kunci utama menembus pasar ritel nasional melalui pendampingan intensif dari Rumah BUMN. Maria Anilsa Adak selaku fasilitator menegaskan bahwa ekosistem digital sangat krusial agar produk lokal tidak hanya di kabupaten Manggarai.
Rumah BUMN yang dikelola Bank BNI sejak 2016 ini fokus mengubah pola pikir pelaku usaha dari tradisional menuju manajemen modern. Program ini bertujuan memastikan UMKM mampu naik kelas melalui edukasi literasi keuangan dan penguasaan teknologi informasi.
Tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah kesenjangan digital di kalangan perajin lansia atau mama-mama penenun. Banyak pelaku usaha yang belum memiliki perangkat pintar dan kesulitan mengoperasikan platform lokapasar untuk berjualan secara daring.
Selain masalah teknologi, tingginya biaya logistik dari NTT menuju luar daerah masih menjadi momok bagi daya saing produk. Harga bahan baku yang fluktuatif juga seringkali memaksa para pelaku usaha untuk menghentikan produksi sementara waktu.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, Rumah BUMN menyediakan fasilitas co-working space secara cuma-cuma bagi seluruh anggota binaan. Pelaku usaha diperbolehkan datang setiap saat untuk mendesain logo hingga mencetak label produk dengan bantuan tenaga ahli.
Pihak fasilitator juga secara proaktif membantu dokumentasi dan promosi produk melalui akun media sosial resmi instansi. Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memangkas jarak antara produsen lokal dengan calon konsumen potensial di luar daerah.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memicu semangat generasi muda Manggarai untuk mulai merintis bisnis berbasis kekayaan lokal. Dengan sinergi yang kuat, produk unggulan seperti kopi dan kain songke diyakini mampu bersaing di kancah nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....