Tas Tenun Manggarai Hidupkan Ekonomi Penenun
- 18 Apr 2026 11:36 WIB
- Ende
Poin Utama
- Transformasi ekonomi bagi para perajin lokal di Manggarai kini semakin nyata melalui pengembangan produk tas tenun kreatif.
- Melalui brand Briand Geong Collection, Mikael menyerap hasil tenunan warga untuk dijadikan bahan baku utama pembuatan tas.
- Mikael berpesan kepada pelaku UMKM lain agar tidak mudah menyerah meskipun menghadapi berbagai tantangan modal yang sulit.
RRI.CO.ID, Manggarai – Transformasi ekonomi bagi perajin lokal di Manggarai mulai menunjukkan hasil melalui pengembangan tas tenun kreatif. Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan produk bernilai jual tinggi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para penenun di desa.
Usaha yang dirintis Mikael Geong melalui brand Briand Geong Collection menjadi salah satu contoh nyata. Ia menyerap hasil tenunan masyarakat sebagai bahan baku utama pembuatan tas modern.
Langkah ini membantu para ibu penenun yang sebelumnya kesulitan memasarkan kain secara langsung. Kini, tenun tidak hanya menjadi produk budaya, tetapi juga bagian dari industri kreatif yang bernilai ekonomi.
Berawal dari kondisi sulit saat pandemi, usaha tersebut berkembang menjadi sumber penghasilan baru. Dalam kondisi permintaan tinggi, omzet yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp11 juta per bulan.
Mikael tetap mempertahankan keaslian motif Manggarai meski desain tas disesuaikan dengan tren pasar modern. Baginya, setiap produk tidak hanya memiliki nilai jual, tetapi juga membawa cerita budaya daerah.
Meski telah menembus pasar luar daerah hingga luar negeri, tantangan produksi masih menjadi kendala. Proses yang masih dilakukan secara manual membuat kapasitas produksi terbatas saat permintaan meningkat.
Melalui media sosial, ia terus mempromosikan produk tas tenun kepada generasi muda sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Ke depan, Mikael berharap adanya dukungan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta memperkuat posisi tas tenun Manggarai sebagai produk unggulan daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....