Gubernur Dukung Inovasi Craft Beer, Siap Angkat Citra Pariwisata NTT
- 16 Feb 2026 20:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menerima audiensi tim Bale Nagi Brewing di Rumah Jabatan Gubernur, Minggu, 15 Februari 2026 malam. Pertemuan tersebut membahas inisiatif anak muda NTT dalam mengembangkan produk craft beer berbasis bahan lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan penciptaan lapangan kerja yang mendukung branding NTT sebagai destinasi pariwisata super premium.
Bale Nagi Brewing merupakan microbrewery asal Labuan Bajo yang mengusung konsep kembali ke akar budaya. Terinspirasi dari bahasa Lamaholot “Bale Nagi” yang berarti “pulang kampung”, produk bir kerajinan ini memadukan bahan tradisional seperti sorgum, jahe, nanas Flores, kopi, kakao, hingga sereh dengan teknik pembuatan bir modern. Perpaduan tersebut menghadirkan cita rasa khas sekaligus merepresentasikan kekayaan alam NTT.
Tim yang hadir dalam audiensi antara lain Martha Weruing, Casey Dixon, Dicky Senda, dan Viol. Martha, diaspora Lamaholot yang sebelumnya menetap di Perth, Australia, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari semangat menggabungkan nilai lokal NTT dengan kultur dan teknologi pembuatan bir Australia.
Sementara Casey Dixon, yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri brewing, mengungkapkan bahwa saat ini telah disiapkan empat hingga lima varian craft beer untuk dikembangkan, dengan fokus utama pada penggunaan bahan baku lokal, terutama sorgum. Gubernur menyampaikan apresiasi atas kreativitas tersebut. Menurutnya, Bale Nagi Brewing bukan sekadar produk minuman, melainkan simbol kontribusi anak muda dan diaspora dalam membangun daerah berbasis potensi lokal.
Inisiatif ini dinilai sejalan dengan visi Pemprov NTT dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan gerakan One Village One Product (OVOP), sekaligus mendorong pendekatan Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika dalam pengolahan pangan lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Ke depan, Bale Nagi Brewing akan melanjutkan proses perizinan produksi dan penjualan terbatas, dan memperluas kolaborasi dengan petani, pelaku UMKM, serta komunitas kreatif.
Kehadiran inovasi ini semakin menegaskan posisi NTT sebagai daerah dengan potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, serta membuka ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, pelaku usaha, dan diaspora.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....