Sambal Ncara Flores Tembus Pasar Nasional Indonesia
- 27 Jan 2026 15:27 WIB
- Ende
RRI. CO. ID, Ende - Program Muda Kreatif Pro Dua RRI Ende, Selasa, 20 Januari 2026, menghadirkan Ade Irma pemilik UMKM Dapur Dite asal Labuan Bajo Flores Nusa Tenggara Timur. Perbincangan membahas perjalanan usaha sambal lokal yang lahir saat pandemi serta strategi bertahan di tengah krisis ekonomi nasional berkepanjangan.
Irma menuturkan bisnis Sambal Ncara dimulai tahun 2020 setelah kantin Bandara Komodo terpaksa tutup akibat pandemi COVID-19. Nama Ncara diambil dari ikan sancara khas Labuan Bajo bercita rasa gurih alami karena ekosistem terumbu karang melimpah.
Sambal ikan Ncara menjadi produk unggulan disusul varian cumi, teri, ebi dan ikan asin khas daerah Flores Timur. Produk Dapur Dite telah dipasarkan hampir seluruh Indonesia menjangkau Papua, Aceh, Kalimantan, hingga Sumatera melalui distribusi daring mandiri.
Sambal Ncara juga tampil pada ASEAN Summit 2023 serta diliput media nasional ternama sebagai representasi kuliner UMKM daerah. Pemerintah melalui Kemenparekraf memberikan bantuan seribu kemasan setelah Irma lolos pelatihan dan kurasi produk nasional unggulan pariwisata berkelanjutan.
Tantangan utama usaha berasal dari fluktuasi harga cabai serta pasokan bahan bergantung musim penangkapan laut dan cuaca ekstrem.
Penjualan juga dipengaruhi kunjungan wisata sehingga produksi menurun drastis saat musim hujan panjang di kawasan Labuan Bajo Flores.
Dalam program tersebut Irma mendorong anak muda konsisten berusaha dan tidak cepat puas terhadap capaian awal bisnis lokal. Ia mengajak generasi kreatif memulai usaha dari potensi terdekat yang tersedia di sekitar lingkungan.
Irma menegaskan Sambal Ncara identik Labuan Bajo sebagai oleh-oleh wajib wisatawan nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke Flores. Ia menutup perbincangan dengan tagline belum ke Labuan Bajo jika belum cobain Sambal Ncara khas Flores Timur Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....