Perajin Tenun Ende Minta Lokasi Lapak yang Representatif

  • 27 Jan 2026 09:14 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Para pelaku usaha tenun ikat di Kabupaten Ende berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terkait penyediaan lokasi lapak tenun yang lebih strategis. Selama ini, keterbatasan tempat berjualan dinilai menjadi salah satu kendala utama dalam memasarkan hasil tenun ikat khas Ende kepada wisatawan maupun masyarakat luas.

Salah seorang perajin tenun ikat, Idris mengatakan bahwa sebagian besar perajin masih berjualan di lokasi yang kurang strategis dan belum ditata secara baik. Kondisi tersebut membuat hasil tenun ikat sulit dikenal dan berdampak pada rendahnya penjualan.

“Kami berharap pemerintah bisa menyediakan tempat khusus yang strategis, misalnya di dekat objek wisata atau pusat kota dan ditata secara baik. Tenun ikat Ende punya nilai budaya tinggi, tapi kalau lokasinya kurang straregis, pembeli juga sulit datang,” ujarnya.

Tenun ikat Ende merupakan warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung makna filosofis dan identitas masyarakat setempat. Namun, tanpa dukungan fasilitas pemasaran yang memadai, para perajin kesulitan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Para perajin menilai keberadaan lapak atau sentra tenun yang representatif dapat menjadi solusi untuk meningkatkan daya tarik wisata budaya sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan perajin lokal. Selain sebagai tempat penjualan, sentra tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi bagi wisatawan tentang proses pembuatan tenun ikat.

Mereka berharap pemerintah daerah tidak hanya memberikan pelatihan dan bantuan alat produksi, tetapi juga memikirkan aspek pemasaran melalui penyediaan lokasi lapak yang mudah diakses dan ramai dikunjungi. Dengan demikian, tenun ikat Ende dapat semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....