OJK Masukkan Flores Timur dalam Relaksasi Kredit Gempa
- 07 Okt 2026 12:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasukkan Kabupaten Flores Timur dalam wilayah penerima perlakuan khusus kredit bagi debitur terdampak gempa Flores. Kebijakan tersebut tetap berlaku meski kerusakan fisik akibat gempa di Flores Timur dinilai relatif ringan, karena aktivitas ekonominya bergantung pada kelancaran distribusi dari wilayah lain di Pulau Flores.
Kepala OJK Provinsi NTT, Yan Jimi Hendrik Simarmata, menjelaskan kebijakan tersebut pada Selasa, 6 Oktober 2026. Menurutnya, gangguan aktivitas ekonomi di sejumlah kabupaten dapat berdampak terhadap usaha masyarakat Flores Timur melalui jaringan distribusi barang.
“Saudara kita di Flores Timur memiliki ketergantungan dalam hal distribusi barang,” ujar Yan dalam Program Florata Pagi Pro 1 RRI Ende Selasa,06 Oktober 2026.
Gangguan jalur logistik di wilayah tengah Flores dapat memengaruhi pasokan barang. Kondisi tersebut juga berpotensi menghambat aktivitas perdagangan hingga ke Flores Timur.
Pertimbangan rantai pasok tersebut menjadi dasar OJK memberikan perlakuan khusus kepada debitur di Flores Timur. Debitur yang memenuhi ketentuan dapat mengajukan restrukturisasi kredit maupun penundaan pembayaran angsuran kepada lembaga jasa keuangan pemberi pembiayaan.
Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa dampak ekonomi bencana tidak selalu ditentukan oleh tingkat kerusakan fisik di suatu wilayah. Gangguan transportasi, distribusi, dan aktivitas perdagangan antardaerah juga dapat memengaruhi kemampuan masyarakat memenuhi kewajiban pembiayaan.
OJK menerapkan kebijakan tersebut sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana pada sektor jasa keuangan. Perlakuan khusus diharapkan membantu menjaga fungsi intermediasi lembaga keuangan sekaligus memberikan ruang bagi debitur untuk menyesuaikan kewajibannya dengan kondisi ekonomi pascabencana.
Bagi pelaku usaha, kelancaran rantai pasok sangat menentukan arus barang dan pendapatan. Ketika distribusi terganggu, ruang keringanan pembayaran dapat membantu usaha menata kembali arus kas sambil menunggu aktivitas perdagangan kembali normal.
OJK juga mendorong lembaga jasa keuangan di Flores menjalankan kebijakan tersebut secara terkoordinasi. Langkah ini diarahkan untuk mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi antardaerah setelah gempa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....