Menabung Emas, Mulai Kecil dan Konsisten
- 22 Sep 2026 08:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende: Menabung tidak selalu harus dilakukan dalam bentuk uang tunai. Emas menjadi salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyimpan sebagian dana sekaligus sebagai aset dalam perencanaan keuangan jangka menengah dan panjang.
Pegadaian Area Ende mendorong masyarakat yang ingin mulai menabung emas agar melakukannya secara bertahap sesuai kemampuan keuangan. Masyarakat tidak harus menunggu memiliki dana dalam jumlah besar karena tabungan emas dapat dimulai dengan nominal kecil dan dilakukan secara rutin.
Karisma Agung dari PT. Pegadaian Area Ende mengatakan, konsistensi menjadi salah satu hal penting dalam membangun tabungan emas. Menurutnya, masyarakat perlu terlebih dahulu menentukan tujuan keuangan sebelum mulai menabung.
“Menabung emas itu tidak harus menunggu punya uang banyak. Bisa dimulai dari nominal kecil sesuai kemampuan dan dilakukan secara rutin. Yang paling penting adalah konsisten dan memiliki tujuan yang jelas,” ujar Karisma, Selasa, 22 September 2026.
Ia menjelaskan, tujuan menabung emas dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, seperti persiapan biaya pendidikan, kebutuhan jangka panjang, maupun persiapan hari tua. Tujuan yang jelas akan membantu masyarakat menentukan besaran setoran dan jangka waktu menabung.
Karisma juga mengingatkan masyarakat agar menyisihkan dana secara rutin dengan tetap menempatkan kebutuhan pokok dan kewajiban finansial sebagai prioritas. “Jangan sampai karena ingin menabung emas, kebutuhan sehari-hari atau kewajiban yang lain justru tidak terpenuhi. Jadi tetap disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing,” katanya.
Selain itu, masyarakat perlu memahami bahwa harga emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan. Karena itu, emas lebih tepat dipandang sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka menengah atau panjang, bukan sebagai instrumen yang memberikan keuntungan pasti dalam waktu singkat.
Karisma meminta calon penabung memperhatikan biaya yang melekat pada produk emas, termasuk biaya pembelian, administrasi, penyimpanan, serta selisih antara harga beli dan harga jual kembali. Ia menambahkan, masyarakat sebaiknya memilih layanan tabungan emas melalui lembaga yang legal dan terpercaya.
Sebelum melakukan transaksi, calon penabung perlu memahami mekanisme pembelian, penyimpanan, biaya, serta ketentuan pencairan atau penjualan kembali. “Yang tidak kalah penting, masyarakat harus memahami produk yang dipilih. Mulai dari mekanisme transaksinya, biaya, keamanan penyimpanan sampai bagaimana proses penjualan kembali,” ujar Karisma.
Karisma juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan dana darurat untuk menabung emas. Dana yang digunakan sebaiknya merupakan bagian dari penghasilan yang memang telah dialokasikan untuk tujuan keuangan jangka menengah atau panjang.
Menurutnya, tabungan emas juga perlu dipantau secara berkala untuk memastikan jumlah setoran tetap sesuai dengan target dan kemampuan keuangan. “Jadi kuncinya bukan hanya memiliki emas, tetapi bagaimana membangun kebiasaan menabung secara rutin, disiplin, dan sesuai kemampuan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....