Anak Muda Manggarai Bangun ketahanan Pangan Desa melalui CSA
- 27 Feb 2026 22:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Anak Muda Manggarai yang tergabung dalam komunitas momang lino membangun ketahanan pangan melalui konsep climate smart agriculture. Gerakan ini lahir dari kegelisahan melihat dampak perubahan iklim terhadap kehidupan petani. Kamis, 27 Februari 2026.
Komunitas tersebut digawangi anak-anak muda dengan latar belakang berbeda, mulai dari ekonomi hingga pekerja restoran yang pulang kampung saat pandemi. Mereka belajar pertanian organik secara mandiri dan melalui mengikuti berbagai pelatihan.
Awalnya, gagasan pertanian tanpa pupuk kimia mendapat penolakan dari masyarakat. Namun, melalui uji coba lahan percontohan, perlahan pola pikir warga mulai berubah.
Salah satu pengurus menyebut tantangan terbesar adalah meyakinkan orang tua dan pemerintah desa. “Kami tidak mau hanya omong saja, jadi kami buktikan lewat hasil panen di lahan demonstrasi,” katanya.
Perubahan tersebut terlihat dari dukungan sejumlah desa yang mulai mengalokasikan program ketahanan pangan berbasis organik. Selain itu, Momang Lino juga menginisiasi penanaman bambu dan pemilahan sampah di Ruteng.
Gerakan ini menunjukkan bahwa anak muda tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata. Mereka optimistis langkah kecil dari desa dapat memberi dampak besar bagi masa depan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....