Sarasehan Pendidikan: Strategi Sekolah Menghadapi Globalisasi

  • 02 Mei 2025 05:26 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Dalam rangka memperingati hari pendidikan dan juga ulang tahun sekolah yang ke-50, Sekolah Dasar Inpres SDI) Madambake menggelar sarasehan dengan menghadirkan alumni sebagai pembicara. Acara yang digelar Kamis (1/5/2025) di aula sekolah ini turut mengundang Valens Daki Soo, Tenaga Ahli Kantor Staf Khusus Presiden RI Bidang Intelijen & Keamanan (periode 2015-2019) yang juga pengamat Hankam sebagai narasumber. Materi yang diangkat dalam kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan zaman, yaitu Strategi Lembaga Pendidikan dalam Menghadapi Globalisasi dengan Penekanan pada Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal.

Valens Daki Soo membuka sesi dengan membahas pentingnya pendidikan karakter berbasis budaya lokal sebagai respons terhadap arus globalisasi. Ia mengingatkan, meski arus globalisasi membawa berbagai perubahan positif, lembaga pendidikan di tanah air khususnya SDI Madambake harus dapat menjaga karakter bangsa dengan mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran mereka. Hal ini penting agar generasi muda tidak hanya terjebak dalam budaya global yang serba instan, namun tetap mencintai dan menjaga warisan budaya bangsa.

Valens uga menekankan bahwa pendidikan karakter bukan hanya soal moralitas atau etika, melainkan juga tentang membangun rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap budaya lokal. Dalam konteks SDI Madambake, ia mendorong para alumni dan guru untuk terus menggali nilai-nilai budaya lokal yang ada dan tumbuh di sekitar mereka. Hal ini bisa menjadi dasar dalam membentuk karakter siswa yang kuat, yang tidak mudah terpengaruh oleh perubahan dunia yang begitu cepat.

Sebagai contoh, Valens menyarankan agar lembaga pendidikan, terutama SDI Madambake, mulai merancang program-program ekstrakurikuler yang berbasis pada seni, tradisi, dan sejarah lokal. Misalnya, mengadakan pertunjukan budaya atau menggali cerita-cerita rakyat yang bisa diajarkan kepada siswa untuk menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap kekayaan budaya daerah mereka. Selain itu, penting bagi para pengajar untuk menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai budaya ini dalam kehidupan sehari-hari.

Valens tidak hanya berhenti pada pembahasan budaya lokal. Ia juga menyinggung soal perubahan besar yang tengah melanda dunia pendidikan: perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian pesat.

"Globalisasi tidak hanya mempengaruhi aspek budaya, tetapi juga dunia teknologi yang merambah hampir semua lini kehidupan. Dalam dunia pendidikan, para guru dituntut untuk tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga mampu mengadaptasi teknologi, termasuk AI, yang saat ini mulai mendominasi,” ujarnya.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk mengembangkan kompetensi IT yang memadai, agar bisa memanfaatkan teknologi dengan bijak. Menurut Valens, meskipun teknologi bisa menjadi alat bantu yang luar biasa dalam mendukung proses belajar mengajar, guru harus tetap menjadi penjaga utama dalam pendidikan karakter.

“Penguasaan teknologi bukan hanya soal kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi juga tentang bagaimana memanfaatkannya untuk mendukung tujuan pendidikan,” kata Valens.

Di sisi lain, para guru di SDI Madambake diharapkan siap menghadapi tantangan ini. Salah satu alumni George Soge Soo berharap para guru terus meningkatkan kemampuan dalam mengajar termasuk penguasaan teknologi pendidikan khususnya pemanfaatan AI dalam pembelajaran.

" Para guru mau tidak mau harus siap dan terus mengasah kemampuan untuk menguasai teknologi dalam pembelajaran.Selain itu para guru didorong untuk memperkaya diri dengan pengetahuan tentang budaya lokal, sehingga mereka tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pelestari nilai-nilai bangsa,"ujar George.

Sarasehan yang diikuti para alumni, masyarakat dan instansi pemerintah ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kualitas pendidikan di SDI Madambake, serta membuka wawasan bagi sekolah-sekolah lainnya untuk tidak hanya mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga menjaga pendidikan karakter berbasis budaya lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....