Kemensos Salurkan Bantuan untuk Tasya dan Warga Rentan Lain di Rana Gapang
- 01 Mei 2026 18:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI bergerak cepat merespons kondisi sosial di wilayah pelosok Manggarai Timur. Tasya, pasien Non Tunai Lainnya (NTL) yang sempat viral karena keterbatasan biaya pengobatan, beserta sejumlah warga rentan di Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, resmi menerima bantuan pemenuhan kebutuhan dasar pada Rabu, 29 April 2026.
Penyaluran bantuan yang berlangsung di Kampung Gorong ini dikawal langsung oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Manggarai Timur. Paket bantuan yang diserahkan meliputi kasur spons, beras, minyak goreng, susu, serta beragam bahan pokok lainnya sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan warga di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Perwakilan Dinsos Manggarai Timur, Audax Parlin, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Sosial dan Bupati Manggarai Timur guna memastikan tidak ada warga rentan yang terabaikan.
Ia menegaskan, pihaknya diminta bergerak cepat agar warga yang sedang berjuang melawan penyakit tidak sekaligus menghadapi kerawanan pangan. "Hari ini, bantuan kami salurkan untuk Tasya serta warga lain yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Rana Gapang,” ujar Audax.
Kebahagiaan tampak jelas di wajah keluarga penerima manfaat. Bibiana, nenek dari Tasya, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah yang telah menjangkau desanya. "Terima kasih banyak untuk Kemensos dan Dinsos Matim. Bantuan ini sangat meringankan beban kami dan warga lainnya yang juga menerima paket serupa hari ini," ungkapnya haru.
Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur, Yani Gagu, menegaskan komitmennya untuk terus menyisir warga rentan hingga ke pelosok daerah. Ia menilai kasus Tasya menjadi pengingat pentingnya sinkronisasi data di tingkat akar rumput.
Yani menegaskan penyaluran bantuan akan terus berlanjut melalui proses verifikasi dan validasi data warga lansia, penyandang disabilitas, serta warga sakit di wilayah 3T. "Kami mengimbau masyarakat untuk proaktif melapor ke pemerintah desa jika menemukan warga yang belum tersentuh bantuan. Pintu Dinsos selalu terbuka untuk tindak lanjut,” kata Yani.
Sebagai informasi tambahan, dukungan untuk Tasya kini semakin komprehensif. Selain bantuan kebutuhan dasar dari Kemensos, Pemerintah Provinsi NTT sebelumnya telah memfasilitasi akses Rumah Singgah bagi pasien NTL di Ruteng, yang dapat digunakan keluarga saat menjalani kontrol medis rutin.
Sementara, Sekretaris Desa Rana Gapang, Safrinus Mboda, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah pusat dan daerah di desanya. Ia berharap kerja sama lintas sektor ini dapat terus berlanjut guna menuntaskan persoalan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut. “Kami berterima kasih kepada Kemensos RI melalui Dinsos Matim. Kami juga berpesan kepada warga penerima manfaat agar mempergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kesehatan dan gizi keluarga,” ucap Safrinus.
Hingga saat ini, Dinsos Manggarai Timur terus berupaya merampungkan pendataan warga rentan di wilayah pelosok guna memastikan seluruh program jaminan sosial tepat sasaran dan tepat waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....