Smart TV Bantuan Presiden Terkendala Akses Jalan dan Internet

  • 04 Des 2025 21:28 WIB
  •  Ende

KBRN, Manggarai Timur: Bantuan Smart TV dari Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk SDI Compang Ngeles di Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, belum dapat dimanfaatkan optimal karena terkendala jaringan internet dan akses infrastruktur yang memprihatinkan. Kondisi tersebut membuat proses pembelajaran berbasis teknologi masih sulit dilakukan di sekolah pelosok tersebut.

Kepala SDI Compang Ngeles, Viktor Nasus, menjelaskan bahwa perangkat Smart TV tersebut harus dipikul secara manual oleh guru dan orang tua murid karena jalan menuju sekolah tidak dapat dilalui kendaraan. “Kami pikul dari lokasi Kampung Compang ke SDI Compang Ngeles, jaraknya kurang lebih 500 meter. Berat paket LCD 56 kg dan aksesori lain 23 kg. Kami pikul bergantian,” ujarnya kepada RRI, Rabu (3/12/2025). Jalur sempit, berbatu, dan licin saat hujan menjadi hambatan utama.

Selain persoalan akses jalan, sekolah juga menghadapi ketiadaan jaringan internet. Kondisi ini membuat pemanfaatan Smart TV untuk proses pembelajaran digital belum bisa berjalan maksimal. Pihak sekolah terus mencari solusi, termasuk upaya mandiri untuk mendapatkan koneksi internet, meski hingga kini belum membuahkan hasil.

Keterbatasan jaringan juga berdampak langsung pada aktivitas siswa, terutama saat mengikuti simulasi ujian berbasis komputer. Para siswa bersama guru terpaksa berjalan jauh menuju perbukitan atau meminjam fasilitas SMA terdekat untuk mendapatkan sinyal. “Kami di sini cari sinyal sampai ke tebing-tebing. Kalau ANBK mesti ke SMAN 1 Elar. Di sana lengkap, kami pinjam ruangan dan peralatan mereka untuk siswa kami ujian,” kata Viktor.

Selain akses internet, Viktor berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi fisik sekolah yang semakin memprihatinkan. Bangunan SDI Compang Ngeles yang berdiri sejak 1999 kini menunjukkan banyak keretakan dan plesteran yang terkelupas. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur sangat mendesak agar siswa dapat belajar dengan aman.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, pihak sekolah dan siswa menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui pengadaan Smart TV tersebut. Bantuan ini dianggap sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sekalipun pemanfaatannya membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih memadai.

Salah seorang siswa, Myscha, mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya perangkat tersebut di sekolah mereka. "Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah mengirimi kami Smart TV ini. Bantuan Bapak Presiden telah sampai di pelosok, kiranya akan bermanfaat lebih bagi kami,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....