IKPMK Yogyakarta Perkuat Persaudaraan Mahasiswa Ende lewat Budaya Bersama
- 27 Jul 2026 14:33 WIB
- Ende
Poin Utama
- IKPMK Yogyakarta menjadi wadah silaturahmi mahasiswa asal Kabupaten Ende yang kembali aktif sejak 2019.
- Organisasi bertujuan mempererat persaudaraan sekaligus menjaga identitas budaya Ende di perantauan.
- IKPMK rutin menggelar kegiatan positif, mulai dari olahraga hingga berbagi informasi beasiswa dan seminar.
- Komunitas aktif memperkenalkan budaya Ende melalui Festival Budaya NTT di Yogyakarta dengan menampilkan tarian tradisional.
- Mahasiswa Ende diajak bangga terhadap identitas daerah, berani mengambil peluang, dan menjaga sikap santun selama merantau.
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Program CLBK (Cerita Langsung Bersama Komunitas) Pro 2 RRI Ende menghadirkan pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kelimutu (IKPMK) Yogyakarta yang berbagi kisah tentang kehidupan mahasiswa asal Kabupaten Ende di tanah rantau, Jumat 12 Juni 2026. Komunitas tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pengembangan diri bagi mahasiswa Ende yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
IKPMK Yogyakarta telah berdiri sejak era 1990-an dan menjadi tempat berhimpunnya mahasiswa asal Kabupaten Ende. Setelah sempat vakum, organisasi ini kembali diaktifkan secara konsisten sejak 2019 untuk mempererat persaudaraan, membangun solidaritas, serta menjaga identitas budaya Ende di tengah kehidupan perantauan.
Ketua IKPMK Yogyakarta, Is, mengatakan organisasi tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga rumah bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan selama menjalani studi. "Kami ingin setiap mahasiswa Ende di Yogyakarta merasa memiliki keluarga yang selalu siap baku bantu dan baku jaga, sehingga tidak merasa sendiri selama merantau," ujar Is.
Selain mempererat hubungan antaranggota, IKPMK juga mengisi waktu luang mahasiswa melalui berbagai kegiatan positif, seperti futsal, arisan, hingga berbagi informasi mengenai beasiswa, seminar, dan pelatihan. "Kami juga mendorong teman-teman untuk aktif mencari peluang, mengikuti kegiatan akademik maupun organisasi, karena pengalaman di luar kampus akan menjadi bekal berharga di masa depan," kata Agnes, Wakil Ketua sekaligus Bendahara IKPMK Yogyakarta.
Komitmen menjaga budaya Ende diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan di Yogyakarta. Pada Festival Budaya Nusa Tenggara Timur yang digelar 6 Juni 2026, IKPMK menampilkan beragam tarian khas Ende, di antaranya Tari Gawi, Jeujana, Wanda Pau dengan properti gola lamba, hingga tarian kreasi baru sebagai bentuk promosi budaya kepada masyarakat luas.
Menurut para pengurus, keikutsertaan dalam berbagai kegiatan budaya juga menjadi cara menghapus stigma negatif yang terkadang melekat pada perantau asal Indonesia Timur. Melalui sikap santun, toleran, serta keterlibatan dalam berbagai aktivitas sosial dan budaya, mahasiswa Ende ingin menunjukkan bahwa mereka mampu beradaptasi sekaligus membawa nilai-nilai positif dari daerah asal.
Menutup perbincangan, para narasumber mengajak generasi muda Ende untuk bangga membawa identitas sebagai bagian dari Kota Pancasila dan Kota Toleransi di mana pun berada. Mereka juga mengingatkan pentingnya berani keluar dari zona nyaman, aktif membangun relasi, menghormati budaya setempat, serta menjaga sopan santun agar mampu menjadi duta daerah yang membanggakan selama menjalani kehidupan di tanah rantau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....