Festival Daun Lontar Dorong Ekonomi Kreatif Wewaria
- 25 Jun 2026 08:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Festival Daun Lontar 2026 di Kecamatan Wewaria tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Melalui pengembangan kerajinan berbahan lontar, festival ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk budaya sekaligus memperluas pasar bagi para perajin.
Hal tersebut disampaikan Yos Borgias dalam segmen OBRAS (Obrolan SPADA) Pro 2 RRI Ende, Sabtu, 6 Juni 2026. Dalam perbincangan tersebut, ia menekankan pentingnya menghubungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua Panitia Festival Daun Lontar 2026, Yos Borgias, mengatakan selama ini potensi lontar di wilayah utara Kabupaten Ende belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, tanaman tersebut telah lama menjadi bagian penting kehidupan masyarakat dan memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi perajin bukan pada kemampuan menghasilkan produk, melainkan keterbatasan akses pemasaran. Banyak kerajinan bernilai jual tinggi belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas karena minim promosi dan pendampingan.
Untuk menjawab persoalan tersebut, panitia melibatkan sekolah, kelompok pengrajin, dan komunitas masyarakat dalam berbagai kegiatan pelatihan. Workshop yang telah berlangsung sejak Maret 2026 menghasilkan beragam produk kreatif berbahan lontar yang akan dipamerkan pada puncak festival.
Yos menjelaskan festival ini juga dirancang untuk memperkuat rantai ekonomi kreatif masyarakat. “Kami siap untuk memasarkan hasil dari masyarakat,” ujarnya.
Selain pameran hasil karya, festival juga menghadirkan pentas budaya dan berbagai lomba bernuansa lontar. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Panitia berharap festival mampu menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat enam desa di Kecamatan Wewaria. Produk-produk yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti sebagai karya pameran, tetapi berkembang menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga perajin.
Festival Daun Lontar berlangsung pada 18–20 Juni 2026 di Desa Kelitembu, Kecamatan Wewaria. Kegiatan ini didukung Kementerian Kebudayaan dan berbagai pemangku kepentingan yang mendorong pelestarian budaya berbasis pemberdayaan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....