Budayawan Lembata Dorong Regenerasi Pelestarian Tradisi Leluhur
- 18 Jun 2026 21:15 WIB
- Ende
Poin Utama
- Petrus Ata Tukan mengajak generasi muda lebih mencintai dan melestarikan budaya lokal.
- Budaya lokal dinilai sebagai jati diri masyarakat yang mengandung nilai-nilai luhur.
- Pelestarian budaya perlu mencakup perlindungan ritus adat dan lokasi pelaksanaannya.
- Keterlibatan anak-anak dalam kegiatan adat menjadi salah satu strategi regenerasi budaya.
- Dokumentasi melalui buku, penelitian, dan penyuluhan dinilai penting untuk mencegah punahnya tradisi lokal.
RRI.CO.ID, Lembata - Budayawan Lembata, Petrus Ata Tukan, menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya lokal agar tidak terputus oleh perkembangan zaman. Hal tersebut disampaikannya dalam program Bincang Budaya RRI yang disiarkan Rabu, 17 Juni 2026.
Menurut Petrus, budaya lokal merupakan jati diri masyarakat yang mengandung nilai-nilai luhur sebagai pedoman hidup. Karena itu, berbagai tradisi yang mulai memudar perlu kembali digali, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia menilai pelestarian budaya tidak hanya menyangkut ritus adat, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap lokasi-lokasi yang menjadi bagian dari pelaksanaan tradisi. Upaya tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan masyarakat dan pemerintah agar warisan budaya tetap lestari sepanjang masa.
Dalam praktiknya, Petrus melibatkan anak-anak usia sekolah dasar untuk mengikuti berbagai kegiatan adat dan ritual budaya. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk pendidikan budaya sejak dini sekaligus memperkenalkan nilai-nilai tradisi kepada generasi penerus.
Selain melalui keterlibatan langsung, dokumentasi budaya juga menjadi perhatian utama. Petrus mengaku telah menerbitkan buku hingga seri ketiga sebagai upaya merekam berbagai tradisi yang dinilainya mulai terancam punah.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya minat kalangan pelajar dan mahasiswa yang melakukan penelitian serta karya tulis tentang budaya lokal. Menurutnya, edukasi dan penyuluhan budaya hingga tingkat kampung perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak kehilangan identitas budaya di tengah derasnya pengaruh modernisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....