Lepo Lorun Jaga Warisan Motif Tenun Ikat Sikka

  • 06 Jun 2026 15:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Lepo Lorun (Rumah Tenun) terus menjaga warisan motif tenun ikat Sikka melalui pelestarian nilai budaya, dokumentasi motif tradisional, serta pendidikan bagi generasi muda. Upaya tersebut dilakukan agar makna dan filosofi yang terkandung dalam setiap motif tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan pegiat budaya sekaligus pendiri Lepo Lorun, Alfonsa Ragah Horeng, dalam program Bincang Budaya RRI, Kamis, 4 Juni 2026. Menurutnya, pelestarian tenun ikat Sikka tidak hanya berfokus pada produksi kain, tetapi juga pada nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Alfonsa menjelaskan tenun ikat Sikka memiliki kekhasan pada susunan motif dan pola yang menjadi identitas masyarakat setempat. Struktur motif tersebut terdiri dari motif utama di bagian tengah yang dipadukan dengan motif pendukung serta hiasan pada bagian pinggir kain.

“Motifnya boleh berubah tetapi formulanya tetap ada dalam garis-garis motif,” kata Alfonsa. Ia menegaskan bahwa setiap motif tenun Sikka tetap mengikuti pakem budaya yang telah diwariskan oleh leluhur.

Ia mengatakan terdapat ratusan motif tenun yang berkembang di Kabupaten Sikka. Beberapa di antaranya berasal dari motif induk Lea dan Rempe Sikka yang memiliki berbagai turunan dengan makna filosofis yang berbeda.

Salah satu motif yang dikenal adalah Dala Mawarane atau bintang bersusun yang melambangkan hubungan keluarga dan peran penting seorang ibu dalam mendidik putrinya. “Bintang atau Dala Mawarane ini merupakan suatu cerminan dari seorang ibu yang mendidik putrinya menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri,” ujarnya.

Selain berfungsi sebagai busana, kain tenun ikat Sikka juga digunakan dalam berbagai kegiatan adat seperti pernikahan, kelahiran, kematian, hingga pemberian belis. Untuk menjaga keberlanjutannya, Lepo Lorun mengembangkan layanan wisata budaya, sekolah tenun, dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat datang ke Lepo Lorun agar bisa melihat, belajar, dan mendapatkan inspirasi secara langsung,” kata Alfonsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....