Generasi Muda Diajak Lestarikan Tenun Ikat Adonara

  • 07 Mei 2026 11:18 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Generasi muda diajak bangga terhadap budaya lokal dan tenun ikat Adonara.
  • Budaya dinilai sebagai fondasi kemajuan yang tetap berlandaskan jati diri.
  • Pelestarian tradisi dianggap penting untuk membangun masa depan generasi muda.
  • Sanggar Tenun Milenial Ria Collection membuka ruang belajar bagi masyarakat.
  • Tenun ikat tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi kreatif.

RRI.CO.ID, Flores Timur - Ketua Sanggar Tenun Milenial Ria Collection, Mariana Tuto Demon mengajak generasi muda di Adonara dan Flores untuk terus melestarikan budaya lokal, khususnya tenun ikat Adonara, sebagai identitas dan kekuatan masyarakat daerah. Ajakan tersebut disampaikan Mariana dalam program “Bincang Budaya” RRI Ende, Selasa, 5 Mei 2026, dengan tema “Meraju Tradisi, Menenun Masa Depan: Spirit Anak Muda dalam Pelestarian Budaya”.

Menurut Mariana, budaya bukan penghambat kemajuan, melainkan fondasi penting dalam membangun masa depan yang tetap berakar pada jati diri masyarakat lokal. “Anak-anak muda di Adonara ataupun Flores pada umumnya jangan malu dengan budaya sendiri. Justru di situlah kekuatan kita sebenarnya,” ujar Mariana.

Ia menegaskan, menjaga tradisi tidak berarti hidup di masa lalu, tetapi membawa nilai-nilai budaya untuk memperkuat masa depan generasi mendatang.

“Budaya bukan penghambat kemajuan, tetapi fondasi untuk maju dengan jati diri. Mari kita sama-sama meraju tradisi dan menenun bukan hanya kain, tetapi juga harapan, identitas, dan masa depan bersama,” katanya.

Mariana juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin belajar lebih dekat mengenai tenun ikat Adonara melalui Sanggar Tenun Milenial Ria Collection. Ia mengatakan, rumah tenun milenial terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenal proses tenun ikat maupun aktivitas pelestarian budaya yang dilakukan komunitas tersebut.

Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi pihak sanggar melalui akun media sosial “Rumah Tenun Milenial” yang tersedia di Instagram, Facebook, dan TikTok. “Pelestarian budaya tidak hanya berkaitan dengan menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi identitas, kebanggaan, serta peluang ekonomi bagi generasi mendatang,”ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....