Minat Generasi Muda Terhadap Seni Tradisional Menurun
- 16 Apr 2026 14:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Minat generasi muda terhadap seni tradisional di Kabupaten Nagekeo menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini terlihat dari semakin jarangnya tarian daerah ditampilkan dalam berbagai acara masyarakat.
Guru Seni Budaya SMPS Hanura Danga, Richard Uwa Siga, mengungkapkan bahwa perubahan zaman menjadi salah satu faktor utama. Pengaruh budaya modern dan digitalisasi membuat generasi muda lebih tertarik pada seni kontemporer.
Ia menilai kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pelaku seni dan pendidik. “Sekarang di pesta-pesta jarang sekali kita melihat tarian daerah ditampilkan,” katanya dalam siaran Bincang budaya, Rabu, 15 April 2026.
Menurut Richard, kurangnya eksposur terhadap seni tradisional menyebabkan generasi muda tidak mengenal warisan budaya mereka sendiri. Padahal, seni tradisional memiliki nilai filosofis yang kuat dalam kehidupan masyarakat.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah membentuk sanggar sebagai wadah pembelajaran dan pelestarian budaya. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan kembali pada tarian dan lagu daerah secara langsung.
Selain itu, pendekatan yang digunakan juga disesuaikan dengan perkembangan zaman. Unsur modern mulai dipadukan tanpa menghilangkan ciri khas daerah agar lebih mudah diterima generasi muda, ucapnya.
Richard berharap adanya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dalam menjaga seni tradisional. “Kita harus terus memperkenalkan seni daerah agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....