Sanggar Sekolah Hidupkan Kembali Seni Tradisional Daerah
- 16 Apr 2026 14:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Sanggar sekolah menjadi wadah strategis dalam menghidupkan kembali seni tradisional daerah yang mulai ditinggalkan generasi muda. Upaya ini dilakukan melalui pembelajaran tari dan lagu daerah di lingkungan sekolah.
Guru Seni Budaya SMPS Hanura Danga sekaligus Koordinator Sanggar Sa’ate, Richard Uwa Siga, mengatakan bahwa banyak tarian daerah di Nagekeo yang hampir dilupakan. Kondisi ini mendorong pihaknya untuk menggali kembali warisan budaya tersebut melalui kegiatan sanggar.
Ia menjelaskan bahwa fokus utama sanggar adalah mengangkat kembali lagu dan tarian daerah yang memiliki nilai historis. “Kami mencoba mengangkat kembali lagu-lagu dan tarian daerah karena sudah mulai dilupakan generasi muda,” ujarnya saat diwawancara RRI dalam siaran Bincang Budaya, Rabu, 15 April 2026.
Menurutnya, seni memiliki peran penting dalam menjaga budaya karena hampir seluruh ritual adat berkaitan dengan unsur seni. Baik tarian maupun nyanyian menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi masyarakat, ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sanggar membentuk kelompok tari dan vokal untuk melatih siswa secara rutin. Selain itu, kegiatan pentas seni dan perlombaan juga dilakukan agar siswa lebih tertarik untuk terlibat.
Richard menambahkan bahwa respon siswa cukup positif terhadap kegiatan ini. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga mulai aktif tampil dalam berbagai kegiatan budaya di sekolah maupun di luar.
Ke depan, pihaknya berharap generasi muda semakin mencintai budaya daerahnya sendiri. “Cintailah musik daerah dan pelajari maknanya, karena itu adalah ciri khas kita,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....