John Paul Tembus UI lewat Strategi Konsisten

  • 12 Mei 2026 10:19 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • John Paul lolos SNBP 2026 di Hubungan Internasional UI.
  • Persiapan dilakukan sejak kelas sepuluh dengan menjaga nilai rapor.
  • Prestasi internasional dan organisasi memperkuat profil akademiknya.
  • Strategi pilihan tunggal membantu John tetap fokus mengejar UI.
  • John mendorong pelajar tidak takut gagal mengejar kampus impian.

RRI.CO.ID, Ende - Program Generasi Prestasi Pro Dua RRI Ende menghadirkan kisah inspiratif John Paul, siswa SMA Katolik Frateran Ndao, Rabu, 8 April 2026. Siswa yang akrab disapa JP tersebut berhasil lolos SNBP 2026 pada jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia.

Keberhasilan John Paul menembus Universitas Indonesia tidak diraih secara instan, melainkan melalui persiapan panjang dan terukur. Sejak kelas sepuluh, ia mulai menjaga konsistensi nilai rapor sambil aktif mengikuti berbagai kegiatan prestasi nonakademik.

Menurut John, jalur SNBP merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan ketekunan serta disiplin belajar berkelanjutan. “Kalau mau lolos SNBP, persiapannya bukan mulai kelas dua belas, tetapi sejak kelas sepuluh,” ujar John.

Untuk memperkuat profil pada jurusan Hubungan Internasional, John mencantumkan sejumlah pengalaman relevan selama masa sekolah menengah. Ia pernah mengikuti program pertukaran pelajar KL-YES di Amerika Serikat selama setahun dan konferensi kemanusiaan internasional.

Selain itu, John juga aktif mengikuti kegiatan Parlemen Remaja di DPR RI sebagai pengalaman kepemimpinan nasional. “Saya memilih satu kampus saja, yaitu UI, supaya tetap fokus dan mantap mengejar target utama,” katanya.

Di tengah ketatnya persaingan yang hanya menyediakan dua belas kursi dari sekitar enam ratus pendaftar, John menerapkan strategi belajar konsisten. Ia lebih memilih belajar sekitar dua jam setiap hari dibandingkan berjam-jam tanpa fokus dan efektivitas.

John berharap keberhasilannya dapat memotivasi generasi muda Ende agar tidak takut mencoba peluang pendidikan nasional terbaik. Menurutnya, kegagalan bukan akhir perjalanan karena selalu tersedia banyak jalur menuju kampus impian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....