Sejarah Hari Perempuan Internasional dan Maknanya

  • 08 Mar 2025 14:49 WIB
  •  Ende

KBRN,Ende: Setiap tanggal 8 Maret, dunia memperingati Hari Perempuan Internasional sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan hak-hak perempuan. Perayaan ini memiliki sejarah panjang yang bermula dari awal abad ke-20, ketika gerakan perempuan mulai berkembang untuk menuntut kesetaraan dan hak yang lebih adil di berbagai bidang kehidupan.

Mengutip dari Britannica, Hari Perempuan Internasional bermula pada tahun 1909 ketika Partai Sosialis Amerika secara resmi menyelenggarakan peringatan Hari Perempuan Nasional untuk pertama kalinya. Peringatan ini berlanjut hingga tahun 1913 dan dengan cepat menyebar ke berbagai negara, menginspirasi terbentuknya peringatan serupa di tingkat internasional.

Pada tahun 1910, Kongres Sosialis Internasional menginisiasi versi global dari perayaan tersebut. Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss menjadi negara-negara pertama yang turut serta dalam peringatan ini. Seiring waktu, semakin banyak negara yang mulai mengadopsi perayaan Hari Perempuan Internasional setiap tahunnya.

Penetapan tanggal 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional berakar pada peristiwa penting di Petrograd, Rusia, pada tahun 1917. Saat itu, kaum perempuan menggelar aksi mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap kelangkaan pangan dan kondisi kehidupan yang buruk. Aksi ini menjadi pemicu Revolusi Rusia yang akhirnya menggulingkan Tsar Nicholas II, sehingga tanggal 8 Maret pun ditetapkan sebagai hari peringatan perjuangan perempuan.

Hari Perempuan Internasional terus berkembang menjadi ajang kampanye global yang menyoroti isu-isu kesetaraan gender, hak perempuan, dan pemberdayaan di berbagai sektor. Pada tahun 1977, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi mengakui tanggal 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional, menandai pentingnya perjuangan ini di tingkat global.

Tahun 2025, peringatan ini mengusung tema Accelerate Action, yang bertujuan untuk mempercepat langkah konkret dalam mencapai kesetaraan gender. Tema ini menekankan pentingnya strategi dan kebijakan yang mendukung perempuan dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga kepemimpinan.

Dengan sejarah panjang yang penuh makna, Hari Perempuan Internasional menjadi momentum bagi dunia untuk terus memperjuangkan hak-hak perempuan. Melalui kesadaran kolektif dan aksi nyata, diharapkan peringatan ini dapat membawa perubahan positif bagi masa depan perempuan di seluruh dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....