Pemkab Flotim Gandeng Tani Merdeka Perkuat Pertanian dan Peternakan
- 07 Okt 2026 13:05 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Pemerintah Kabupaten Flores Timur memperkuat sinergi dengan Tani Merdeka Indonesia untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan peternakan sebagai bagian dari strategi Big Push ekonomi daerah. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mengawal aspirasi petani Flores Timur agar mendapat dukungan program hingga ke tingkat Pemerintah Pusat.
Komitmen itu disampaikan dalam kunjungan kerja Wakil Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, di Desa Wure dan Desa Waiwadan, Kecamatan Adonara Barat, Senin 28 September 2026. Kegiatan tersebut disambut Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, dan diisi dengan sejumlah aksi nyata di sektor pertanian.
Di antaranya panen perdana hortikultura hasil pembelajaran peserta magang pertanian di Soe, tanam perdana bawang dan kacang buncis, serta panen jagung. Jerami atau tebon jagung yang dipanen juga direncanakan dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi untuk memperkuat keterkaitan antara sektor pertanian dan peternakan.
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, mengatakan potensi pertanian di daerah tersebut cukup besar, namun membutuhkan dukungan infrastruktur dan sinergi berbagai pihak. Menurutnya, ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama yang menentukan peningkatan produktivitas pertanian.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus mendorong pembangunan sumur bor, pembenahan bendungan serta jaringan irigasi. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memastikan lahan pertanian dapat berproduksi secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Doni Dihen mengatakan Tani Merdeka dapat menjadi mitra strategis sekaligus jembatan antara petani dan Pemerintah Pusat. Melalui organisasi tersebut, kebutuhan dan aspirasi petani akan dihimpun serta diperjuangkan agar dapat memperoleh dukungan program nasional.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya menyasar peningkatan produksi pertanian, tetapi juga membuka akses terhadap program nasional di bidang pangan, hilirisasi dan perikanan. Pemerintah daerah berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dari lahan hingga kebijakan, kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan aspirasi petani tidak berhenti di tingkat desa, tetapi dapat dikawal menjadi dukungan nyata bagi peningkatan produksi, kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat Flores Timur,” kata Doni Dihen.
Sementara itu, Wilfridus Yons Ebit menegaskan pembangunan pertanian membutuhkan kerja bersama dengan mengesampingkan berbagai perbedaan. Fokus utama, kata dia, harus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Ia berharap sinergi Tani Merdeka dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur dapat mempercepat masuknya berbagai dukungan pemerintah pusat bagi petani. Dengan demikian, potensi pertanian dan peternakan di Flores Timur dapat dikembangkan secara lebih optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....