Perkuat Rantai Niaga, Kampung Nelayan Flotim Dilengkapi Cold Storage
- 07 Okt 2026 13:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur: Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Flores Timur akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung untuk memperkuat tata kelola hasil perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Fasilitas tersebut mencakup jeti atau tambatan perahu, cold storage berkapasitas hingga 100 ton, pabrik es, gerai kuliner, gerai perbekalan, serta gerai pasar ikan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Flores Timur, Adrianus B. Lamabelawa, mengatakan fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung aktivitas nelayan sejak hasil tangkapan didaratkan hingga masuk dalam rantai perdagangan. Keberadaan sarana pendukung diharapkan dapat menjaga kualitas ikan sekaligus memperkuat nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan.
Menurut Adrianus, setelah kapal nelayan tiba dan membongkar hasil tangkapan, ikan akan masuk dalam mekanisme pelelangan kepada para penjual. Sementara hasil tangkapan yang belum terserap akan dibeli oleh Koperasi Desa Merah Putih untuk disimpan di fasilitas cold storage.
“Cold storage ini memiliki kapasitas mencapai 100 ton untuk mempertahankan kualitas ikan kita, sehingga setelah itu baru kita bicara rantai niaga untuk diantarwilayahkan, bahkan sampai ekspor,” katanya Sabtu 3 Oktober 2026.
Selain cold storage, Kampung Nelayan Merah Putih juga akan memiliki pabrik es curah yang menggunakan air laut sebagai bahan bakunya. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan nelayan terhadap es sebagai bagian dari penanganan hasil tangkapan setelah melaut.
Adrianus menjelaskan, fasilitas yang dibangun juga mencakup gerai kuliner, gerai perbekalan, dan gerai pasar ikan. Seluruh fasilitas tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pengelolaan hasil tangkapan nantinya tidak berhenti pada proses pendaratan dan pelelangan ikan. Pemerintah daerah mendorong terbentuknya rantai niaga yang lebih luas sehingga hasil perikanan dari Flores Timur dapat dipasarkan antardaerah hingga membuka peluang pasar ekspor.
Dengan dukungan fasilitas dan tata kelola tersebut, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem perikanan di Flores Timur. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan nelayan, koperasi, dan pelaku usaha agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan secara lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....