Dari 105 Pasien di Desa Riti, Hipertensi Jadi Temuan Paling Banyak

  • 06 Okt 2026 10:31 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Hipertensi menjadi kasus yang paling banyak ditemukan petugas Puskesmas Nangaroro dari pemeriksaan sekitar 105 pasien di Desa Riti, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Sabtu 3 Oktober 2026. Hasil pelayanan tersebut juga menemukan pasien dengan keluhan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA serta asam urat.

Kepala Puskesmas Nangaroro, dr. Maria Fransiska Ndoi, Sabtu 3 Oktober 2026 mengatakan hipertensi merupakan kasus terbanyak dalam pemeriksaan kesehatan tersebut. Selain hipertensi, petugas juga menemukan beberapa penyakit lain yang dialami pasien.

dr. Fransiska menjelaskan, jumlah pasien yang diperiksa mencapai sekitar 105 orang. Hasil pemeriksaan tersebut memberikan gambaran mengenai berbagai kondisi kesehatan masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.

Hipertensi menjadi temuan yang paling menonjol dibandingkan penyakit lainnya. Kondisi ini membuat pemeriksaan tekanan darah menjadi penting agar masyarakat mengetahui keadaan kesehatannya berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, ujarnya.

Ia juga menuturkan, Petugas juga menemukan sejumlah pasien dengan ISPA dan asam urat. Kedua keluhan tersebut menambah variasi temuan kesehatan yang diperoleh selama pelayanan berlangsung.

Hasil pemeriksaan di lapangan memberikan informasi langsung mengenai kondisi pasien yang datang berobat. Bagi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar untuk mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

Ia menambahkan, Temuan hipertensi juga menunjukkan pentingnya masyarakat memeriksa tekanan darah meskipun tidak selalu merasakan keluhan tertentu. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi tekanan darah dan mengambil langkah kesehatan yang diperlukan.

dr. Fransiska berharap warga yang telah mengetahui memiliki tekanan darah tinggi lebih memperhatikan kondisi kesehatannya. dan berharap masyarakat tetap melakukan pemeriksaan secara rutin, mengikuti anjuran petugas kesehatan, serta menjaga pola hidup agar risiko gangguan kesehatan dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....