Belokasa Solor Barat Jadi Calon Lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi
- 05 Okt 2026 08:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur: Pemerintah Kabupaten Flores Timur menyiapkan kawasan Belokasa, Kecamatan Solor Barat, sebagai calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Lokasi tersebut dinilai berpotensi memenuhi kebutuhan lahan minimal 10 hingga 12 hektare untuk pembangunan kompleks pendidikan dari jenjang TK hingga SMA.
Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Petrus Pedo Maran, mengatakan persiapan lahan perlu dipercepat agar alokasi program dari Kementerian Sosial dapat segera direalisasikan. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi teknis bersama pimpinan perangkat daerah, camat, dan kepala desa, Jumat 25 September 2026 di ruang rapat Sekda Flores Timur.
Sebelumnya, Pemkab Flores Timur menjajaki Desa Aransina, Kecamatan Tanjung Bunga, sebagai salah satu alternatif lokasi pembangunan. Namun, proses penyediaan lahan di wilayah tersebut baru mencapai 5,4 hektare sehingga belum memenuhi kebutuhan minimal lahan yang ditetapkan.
Karena keterbatasan tersebut, Pemkab Flores Timur mengalihkan skema penyediaan lahan ke kawasan Belokasa di Kecamatan Solor Barat. Lokasi ini dinilai lebih strategis dan memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan lahan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi.
Kawasan Belokasa berada pada area yang diklaim bersama oleh lima wilayah administrasi, yakni Desa Pamakayo, Lewonama, Lemanu, Nualolong, dan Kelurahan Ritaebang. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam proses pendekatan dan penyelesaian administrasi penyediaan lahan.
Untuk mempercepat proses, Pemkab Flores Timur menyepakati penggunaan mekanisme hibah lahan. Mekanisme tersebut dipilih untuk menghindari proses pengadaan tanah secara reguler yang membutuhkan waktu lebih panjang.
Pedo Maran menargetkan penyelesaian administrasi dan penyusunan proposal Sekolah Rakyat Terintegrasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Camat, kepala desa, serta perangkat daerah teknis diminta melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada tokoh adat serta masyarakat di lima wilayah yang berkaitan dengan kawasan Belokasa.
Pemerintah daerah juga mendorong komunikasi yang transparan dan persuasif dengan masyarakat dalam setiap tahapan penyediaan lahan. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar penyusunan Berita Acara sekaligus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Flores Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....