Pijat Terapi Buka Jalan Kemandirian Penyandang Disabilitas
- 04 Okt 2026 06:46 WIB
- Ende
Poin Utama
- Pijat terapi dinilai menjadi salah satu solusi bagi penyandang disabilitas untuk membangun kemandirian ekonomi dan sumber penghasilan.
- Yohanes Mancur, pelaku usaha pijat terapi di Labuan Bajo, membuktikan bahwa keterampilan ini dapat dikembangkan menjadi pekerjaan profesional dengan dukungan pelatihan dan lingkungan kerja yang ramah disabilitas.
- Yohanes mulai menekuni pijat terapi pada 2009 setelah belajar dari tenaga profesional yang didatangkan dari Bali, sebelumnya ia bekerja sebagai musisi.
RRI.CO.ID, Ende - Keterampilan pijat terapi dinilai dapat menjadi salah satu jalan bagi penyandang disabilitas untuk membangun kemandirian ekonomi. Pelaku usaha pijat terapi di Labuan Bajo, Yohanes Mancur, mengatakan keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi pekerjaan sekaligus sumber penghasilan jika didukung pelatihan dan lingkungan kerja yang ramah disabilitas.
Yohanes saat menjadi narasumber Program Ruang Disabilitas RRI, Sabtu, 3 Oktober 2026, menjelaskan dirinya mulai menekuni pijat terapi setelah datang ke Labuan Bajo pada 2009. Ia sebelumnya bekerja sebagai musisi dan kemudian mendapat kesempatan belajar pijat terapi dari tenaga yang didatangkan dari Bali.
“Pelatihan pijat terapi tidak dapat dilakukan secara singkat karena terapis perlu memahami teknik, fungsi titik-titik tubuh, serta cara memberikan pelayanan kepada pelanggan. Ia mengaku menjalani pelatihan selama enam bulan sebelum diperbolehkan menangani pelanggan secara langsung”, ucap Yohanes.
Selain keterampilan teknis, Yohanes menilai kemampuan berkomunikasi, sikap sopan, kebersihan, kerapian, dan profesionalitas menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pelanggan. Ia juga menekankan pentingnya menghilangkan pandangan yang mengaitkan layanan pijat terapi dengan praktik negatif, sehingga masyarakat dapat memahami pijat sebagai layanan yang memiliki fungsi dan kompetensi.
Yohanes menyebut keterampilan pijat memiliki peluang dikembangkan oleh penyandang disabilitas karena pekerjaan tersebut dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Menurutnya, proses belajar juga perlu melibatkan pemahaman terhadap kebutuhan penyandang disabilitas serta memastikan tempat praktik memiliki akses dan fasilitas yang ramah disabilitas.
Dalam pengembangan usaha, pengalaman praktik dan kemampuan berbaur dengan masyarakat menjadi modal penting untuk membangun pelanggan. Yohanes mengatakan usaha pijat terapi yang dijalaninya telah membantu memenuhi kebutuhan keluarganya, sekaligus menjadi cara untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan bekerja dan menghasilkan pendapatan secara mandiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....