SPPG 3T Diluncurkan di Pulau Mesah, Layani Hampir 600 Orang
- 02 Okt 2026 13:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan Sentra Pemenuhan Pangan Gizi (SPPG) wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Pulau Mesah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kamis, 2 Oktober 2026. Pulau Mesah ditetapkan sebagai lokus peresmian SPPG Provinsi Wilayah Timur Indonesia sekaligus menandai dimulainya layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kepulauan tersebut.
Sekretaris Utama BGN Lili Khamiliyah mengatakan peluncuran SPPG 3T dilakukan serentak di 17 provinsi dan akan dilanjutkan secara bertahap pada pekan-pekan berikutnya. Menurut dia, wilayah kepulauan menjadi salah satu prioritas karena memiliki tantangan akses yang berbeda dibandingkan daerah perkotaan. “Anak Indonesia di kota besar tentunya berbeda dengan di pulau kecil. Pulau kecil ini menjadi prioritas utama Badan Gizi Nasional,” kata Lili.
SPPG Pulau Mesah dinyatakan telah siap beroperasi dengan penerima manfaat dari kelompok pelajar dan anak usia dini. Sebanyak 270 siswa SD Negeri Pulau Mesah, 59 siswa SMP Negeri 1 Atap Pulau Mesah, dan 14 anak Kelompok Bermain Anemon Jaya menjadi penerima manfaat MBG. Selain itu, terdapat 217 penerima manfaat kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sehingga total penerima manfaat program mencapai hampir 600 orang.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Manggarai Barat Salvador Pinto, yang mewakili Bupati Manggarai Barat, mengatakan kehadiran SPPG di Pulau Mesah menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan negara di wilayah kepulauan. “Kehadiran SPPG ini memiliki makna yang sangat penting, bukan sekadar fasilitas pelayanan pemenuhan gizi, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran negara,” ujar Pinto.
Ia berharap program tersebut turut membantu mengatasi persoalan stunting dan kesehatan sekaligus mendukung tumbuhnya generasi Manggarai Barat yang sehat dan berkualitas. Pinto meminta tim SPPG menjaga kualitas layanan dengan mengutamakan kebersihan, mutu, ketepatan waktu, dan keamanan pangan. “Jadikanlah bahwa kita melayani ini benar-benar seolah-olah melayani anak kita sendiri, sehingga berikanlah kualitas yang terbaik,” katanya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin, perwakilan Polres Manggarai Barat, serta sejumlah kepala perangkat daerah yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan program.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....