TEKAD Dorong Ekonomi Masyarakat di 20 Desa Kabupaten Manggarai

  • 01 Okt 2026 08:46 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Paul mengatakan pendampingan dan monitoring terus dilakukan Dinas PMD Provinsi NTT bersama Dinas PMD Kabupaten Manggarai.
  • Program TEKAD mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal di 20 desa Kabupaten Manggarai.
  • Kepala Bidang Pembangunan Desa Dinas PMD Kabupaten Manggarai, Paul Gani, mengatakan pemberdayaan menjadi fokus utama program tersebut.
  • Menurut Paul, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi setiap desa.
  • Tahun 2026, Dana Investasi Kompetitif dilaksanakan untuk mengembangkan produk pertanian dan peternakan di tujuh desa. RITD juga mengembangkan produk jahe dan beras kemasan pada dua desa.

RRI.CO.ID, Manggarai – Program Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal di 20 desa Kabupaten Manggarai. Pengembangan dilakukan melalui pelatihan teknis dan kegiatan ekonomi produktif yang disesuaikan dengan potensi masing-masing desa.

Kepala Bidang Pembangunan Desa Dinas PMD Kabupaten Manggarai, Paul Gani, mengatakan pemberdayaan menjadi fokus utama program tersebut. “Pelatihan teknis kepada kelompok masyarakat binaan TEKAD mengangkat potensi lokal di 20 desa, salah satunya Koja Rai, Desa Rai Kecamatan Ruteng” ujarnya saat memberikan keterangan bersama RRI, pada Selasa, 29 September 2026.

Menurut Paul, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi setiap desa. Pengembangan dilakukan melalui pertanian, peternakan, produk olahan, dan industri kreatif masyarakat.

Tahun 2026, Dana Investasi Kompetitif dilaksanakan untuk mengembangkan produk pertanian dan peternakan di tujuh desa. RITD juga mengembangkan produk jahe dan beras kemasan pada dua desa.

Sementara Demplot dilaksanakan pada 11 desa untuk mengembangkan produk olahan pertanian dan industri kreatif. Kegiatan tersebut melibatkan kelompok masyarakat dengan mengedepankan isu gender dan inklusi.

Paul mengatakan pendampingan terus dilakukan oleh Dinas PMD Provinsi NTT bersama Dinas PMD Kabupaten Manggarai. Monitoring juga dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan Program TEKAD di desa-desa lokus.

“Monev diharapkan memberikan gambaran perkembangan kelompok dan unit kegiatan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....