Jontona Minta Penanganan Lebih Dini Hadapi Erupsi Ile Lewotolok

  • 29 Sep 2026 20:04 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pemerintah Desa Jontona meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi Gunung Ile Lewotolok. Permintaan tersebut disampaikan karena posisi Desa Jontona berhadapan langsung dengan kawasan gunung tanpa penghalang alam.

Kepala Desa Jontona Nikolaus Ake Watun mengatakan, kondisi desa berbeda dengan sejumlah wilayah lain di sekitar Gunung Ile Lewotolok. Menurutnya, tidak terdapat bukit yang menjadi penghalang antara wilayah permukiman dengan gunung.

“Kami berharap kondisi di Jontona dilihat secara serius dan langkah penanganan dapat dilakukan lebih dini,” katanya kepada RRI, Selasa 29 September 2026.

Nikolaus mengatakan, pemerintah desa telah menyampaikan kondisi tersebut dalam pertemuan bersama pemerintah daerah, BPBD, kepolisian, TNI dan sejumlah perangkat daerah. Dalam pertemuan itu, ia meminta agar kondisi Jontona mendapat perhatian khusus karena masyarakat merasakan langsung dampak aktivitas gunung.

Ia menyebut pemerintah desa kini membentuk tim untuk melakukan penjagaan di sekitar akses menuju Kampung Adat Lewohala. Penjagaan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat penyampaian informasi apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan.

Selain penjagaan, BPBD juga telah memberikan dua baliho peringatan yang dipasang di kawasan menuju Kampung Adat Lewohala. Salah satu baliho ditempatkan di kawasan yang menjadi lokasi kegiatan adat, sedangkan lainnya berada di pintu masuk kampung adat.

Desa Jontona memiliki sekitar 340 kepala keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 1.356 jiwa. Pemerintah desa berharap kesiapsiagaan bersama dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menyelamatkan diri apabila kondisi memburuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....