Pemkab Flotim Pastikan Jalan Tanjung Bunga Dibangun Sesuai Kebutuhan

  • 22 Sep 2026 14:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Pemerintah Kabupaten Flores Timur kembali melanjutkan pembangunan akses jalan di wilayah terisolir Tanjung Bunga untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah daerah menegaskan pembangunan infrastruktur dilakukan berdasarkan kondisi riil dan kebutuhan warga, termasuk di wilayah dengan jumlah penduduk relatif sedikit.

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, mengatakan Tanjung Bunga memiliki potensi besar namun menghadapi tantangan infrastruktur dan kondisi medan yang sulit. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Desa Latanliwo I, Kecamatan Tanjung Bunga, Kamis 10 September 2026.

“Pembangunan kita berbasis pada kondisi riil masyarakat. Tanjung Bunga adalah wilayah yang sangat potensial namun infrastrukturnya paling sulit,” katanya.

Menurutnya, panjangnya jalur jalan dan jumlah penduduk yang relatif sedikit tidak menjadi alasan untuk mengabaikan pembangunan akses dasar masyarakat. Pemerintah tetap berkewajiban membuka akses jalan agar kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut dapat terpenuhi.

“Walaupun jalur jalannya panjang dan penduduknya relatif sedikit, akses jalan tetap harus kita bangun demi pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” ujarnya.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Pemkab Flores Timur mengajak kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga ikut melakukan pengawasan selama proses pembangunan. Pekerjaan ruas SP Lamanabi–Latanliwo–Tone–Latanliwo I tersebut dilaksanakan CV Tosiba Tujuh Sembilan dengan masa pengerjaan selama 110 hari kalender.

Ignas meminta pengawasan masyarakat dilakukan secara rasional dan objektif dengan mengacu pada petunjuk serta spesifikasi teknis pekerjaan. Jika ditemukan keraguan atau kejanggalan, masyarakat diminta menyampaikannya secara formal kepada dinas terkait atau pemerintah daerah dengan membawa data yang jelas.

“Masyarakat dan bapak desa punya peran penting untuk mengawasi. Tetapi, lakukan pengawasan secara rasional sesuai petunjuk teknis,” ucapnya.

Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu memastikan pembangunan jalan berlangsung sesuai ketentuan sekaligus mencegah munculnya prasangka yang tidak berdasar. Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi warga untuk melaporkan temuan di lapangan agar dapat ditindaklanjuti secara tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....