Kades Klatanlo Minta Penyintas Lewotobi Bersabar Tunggu Huntap

  • 22 Sep 2026 12:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Kepala Desa Klatanlo, Petrus Muda Kurang, mengimbau warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki untuk bersabar mengikuti tahapan relokasi ke Hunian Tetap atau Huntap. Menurutnya, proses pengadaan tanah untuk lokasi Huntap membutuhkan tahapan yang harus diselesaikan secara matang agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Petrus menjelaskan proses tersebut terutama berkaitan dengan pengadaan tanah ulayat yang masih menjadi bagian dari kondisi pertanahan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Pemerintah daerah bersama Badan Pertanahan Nasional atau BPN saat ini masih melakukan pengukuran dan proses legalitas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Huntap.

“Kita mengimbau warga agar bersabar karena pengadaan tanah ulayat ini butuh waktu dan proses. Pemerintah daerah dan BPN sedang bekerja memastikan legalitas sertifikat tanah sebelum pembangunan dimulai agar warga nantinya dapat tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar Petrus kepada RRI Senin 21 September 2026.

Menurut Petrus, penyelesaian status dan legalitas lahan menjadi tahapan penting sebelum pembangunan hunian dilakukan. Langkah tersebut diperlukan agar rumah yang nantinya ditempati warga memiliki kepastian hukum dan tidak menimbulkan persoalan pertanahan setelah pembangunan selesai.

Petrus mengatakan pemerintah desa terus memberikan pemahaman kepada warga mengenai tahapan pengadaan tanah dan pembangunan Huntap. Warga juga diharapkan tetap mendukung proses yang sedang berjalan sembari menunggu seluruh persyaratan lahan diselesaikan.

Ia berharap pembangunan Huntap dapat segera berjalan setelah proses pengadaan dan legalitas lahan rampung. Dengan demikian, warga penyintas erupsi Lewotobi Laki-laki dapat segera meninggalkan Huntara dan memulai kehidupan baru di hunian yang lebih permanen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....