Huntap Lewotobi Tahap 1 di Kuhe Ditargetkan Rampung Juli 2027

  • 19 Sep 2026 19:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, FLORES TIMUR – Pembangunan Hunian Tetap atau Huntap tahap pertama bagi penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di kawasan relokasi Kuhe, Kabupaten Flores Timur, ditargetkan rampung pada Juli 2027. Sebanyak 244 unit rumah akan dibangun pada tahap pertama dengan dukungan anggaran sekitar Rp80 miliar dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atau PKP.

Kepala Dinas PKP Kabupaten Flores Timur Saul Paulus Lagadon Hekin kepada RRI Kamis 17 September 2026 mengatakan anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik rumah. Anggaran juga mencakup kebutuhan perencanaan, manajemen konstruksi serta fasilitas umum dan fasilitas sosial di kawasan relokasi.

Menurut Saul, pembangunan fisik Huntap tahap pertama menggunakan kontrak tahun jamak atau multi-years. Berdasarkan timeline dari Kementerian PKP, masa kontrak pembangunan berlangsung hingga Juli 2027.

“Harapan kita, begitu selesai di akhir Juli 2027, rumah bisa langsung ditempati warga,” ujar Saul. Pemerintah daerah berharap penyelesaian pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga warga dapat segera menempati hunian yang telah disiapkan.

Sementara itu, kebutuhan pembangunan lebih dari 1.000 unit rumah lainnya di kawasan relokasi Todo dan Walang akan diusulkan dalam tahun anggaran 2027. Penganggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan pembangunan hunian bagi seluruh penyintas erupsi Lewotobi Laki-laki.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur menargetkan seluruh warga terdampak yang saat ini masih berada di Hunian Sementara atau Huntara dapat menempati Huntap pada 2028. Target tersebut mencakup penyintas yang akan ditempatkan di kawasan relokasi Kuhe, Todo dan Walang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....