Relokasi Penyintas Lewotobi Dibagi Dua Skema, Terpadu dan Mandiri

  • 19 Sep 2026 20:23 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, FLORES TIMUR – Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat sebanyak 2.310 Kepala Keluarga atau KK terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Penanganan relokasi warga tersebut dibagi dalam dua skema, yakni relokasi terpadu dan relokasi mandiri.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Flores Timur, Saul Paulus Lagadon Hekin, menyampaikan data tersebut dalam dialog bersama RRI, Kamis 17 September 2026. Hasil identifikasi menunjukkan 2.310 KK terdampak berasal dari enam desa yang tersebar di dua kecamatan.

“Sebanyak 2.072 KK memilih skema relokasi terpadu, sedangkan 238 KK memilih skema mandiri,” kata Saul. Pembagian skema tersebut disesuaikan dengan kondisi lahan dan pilihan masing-masing keluarga terdampak.

Untuk skema mandiri, sebanyak 238 KK merupakan penyintas yang memiliki lahan pribadi dan siap dibangun. Pemerintah akan membangun rumah bagi warga tersebut secara langsung di atas lahan milik masing-masing.

Sementara itu, skema relokasi terpadu diperuntukkan bagi 2.072 KK yang akan ditempatkan pada kawasan relokasi yang disiapkan pemerintah. Pemkab Flores Timur bertanggung jawab menyiapkan lahan yang memenuhi persyaratan administrasi dan teknis, sedangkan pembangunan rumah dilakukan oleh Kementerian PKP.

Untuk mendukung skema terpadu, Pemkab Flores Timur telah menyiapkan lahan dengan total luas 52,98 hektare. Lahan tersebut tersebar di tiga lokasi, yakni Kawasan Kuhe seluas lima hektare, Todo 25,98 hektare dan Walang 22 hektare.

Saul mengatakan kesiapan lahan menjadi salah satu bagian penting dalam proses penanganan relokasi penyintas erupsi Lewotobi Laki-laki. Pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis lahan diperlukan agar pembangunan hunian bagi warga terdampak dapat dilaksanakan sesuai ketentuan.

Dengan dua skema tersebut, penanganan relokasi disiapkan berdasarkan kondisi dan pilihan warga terdampak. Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi untuk memastikan proses penyiapan lahan dan pembangunan hunian dapat berjalan sesuai tahapan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....