Bupati Lembata Nilai Lamalera Punya Potensi Besar Kembangkan Pariwisata

  • 15 Sep 2026 13:56 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menilai Lamalera memiliki potensi budaya dan alam yang dapat dikembangkan untuk mendukung pariwisata daerah. Hal tersebut disampaikan saat melantik Yohakim Dasion sebagai Kepala Desa PAW Lamalera A di Kecamatan Wulandoni, Selasa 8 September 2026.

Menurut Bupati, Lamalera memiliki kekayaan budaya, tradisi, alam, dan kehidupan masyarakat yang menjadi modal penting pengembangan pariwisata. Potensi tersebut dinilai dapat memberikan peluang ekonomi apabila dikelola secara terencana dengan melibatkan masyarakat lokal secara aktif.

Bupati menyebut Lembata memiliki peluang berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Timur, bahkan setelah Labuan Bajo. Karena itu, pengembangan pariwisata perlu didukung pembangunan infrastruktur memadai, penataan kawasan, serta keterlibatan masyarakat setempat.

Kawasan Tanjung Baja dan sejumlah lokasi potensial lainnya disebut dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Lembata. Pengembangan kawasan tersebut termasuk peluang pembangunan resort yang diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Bupati meminta pemerintah desa melihat potensi lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi produktif. Pengembangan pariwisata juga diharapkan tetap memperhatikan kekayaan budaya dan karakter masyarakat setempat agar manfaatnya dapat dirasakan bersama.

Yohakim Dasion dilantik menggantikan Yakobus Gelau yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa Lamalera A. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Lembata Nomor 603 Tahun 2026 tanggal 28 Agustus 2026 untuk melanjutkan periode 2021–2029.

Bupati berharap kepemimpinan baru mampu mengembangkan potensi desa sekaligus meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat Lamalera A. Kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat dinilai penting agar potensi budaya serta pariwisata dapat berkembang tanpa mengabaikan kebutuhan dasar warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....