BULOG Bajawa dan Dinas Pertanian Kabupaten Ngada Hadirkan Gerakan Pangan Murah

  • 14 Sep 2026 14:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Perum BULOG Cabang Bajawa bersama Dinas Pertanian Kabupaten Ngada menggelar Gerakan Pangan Murah di Gereja Roh Kudus Mataloko, Minggu 13 September 2026. Kegiatan ini berlangsung untuk mendekatkan akses pangan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan harian dengan harga lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, BULOG menyediakan beras SPHP, minyak goreng, dan gula yang dapat dibeli masyarakat sesuai kebutuhan rumah tangga. Kehadiran tiga komoditas utama itu memberi pilihan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus menghadapi harga pasar yang tinggi.

Beras SPHP menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena berperan menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat setempat. Penyaluran melalui GPM memberi kesempatan warga mendapatkan beras program stabilisasi dengan akses lebih dekat dari lingkungan tempat tinggal mereka.

Kolaborasi kedua instansi tersebut diarahkan untuk menjaga pasokan sekaligus menahan tekanan harga pangan yang berpotensi mengurangi daya beli. Langkah itu sekaligus memperkuat intervensi pemerintah daerah ketika pergerakan harga komoditas pangan mulai memengaruhi pengeluaran masyarakat sehari-hari warga.

Bagi masyarakat Mataloko, kegiatan tersebut menjadi titik layanan langsung untuk memperoleh bahan pangan tanpa perlu menempuh akses distribusi lebih jauh. Kehadiran layanan di tingkat komunitas juga membuka ruang bagi pemerintah memantau kebutuhan dan respons warga terhadap harga pangan.

Pelaksanaan GPM turut menjadi instrumen pengendalian inflasi karena pangan merupakan kelompok pengeluaran yang sensitif terhadap perubahan harga pasar. Dengan distribusi langsung melalui kegiatan seperti ini, tekanan harga di tingkat konsumen diharapkan dapat ditekan secara terukur bertahap.

BULOG Cabang Bajawa menyatakan akan terus mendukung program stabilisasi pangan bersama pemerintah daerah di Kabupaten Ngada secara berkelanjutan. Penguatan kerja sama diharapkan menjaga ketersediaan komoditas, memperluas jangkauan layanan, dan mempertahankan daya beli masyarakat ketika harga bergejolak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....