Dinkes Ende Perkuat Jemput Bola untuk Kejar Capaian CKG 2026
- 14 Agt 2026 16:48 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Dinas Kesehatan Kabupaten Ende menyiapkan strategi jemput bola untuk mempercepat cakupan Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir 2026. Langkah tersebut dilakukan karena sebagian masyarakat masih belum memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende Fransisca Nusanumba Ero Kepada RRI Kamis 13 Agustus 2026 mengatakan masih ada warga yang menganggap pemeriksaan kesehatan belum diperlukan selama belum merasakan sakit. Selain faktor pemahaman, jarak dan keterbatasan waktu juga menjadi kendala masyarakat untuk mengakses layanan CKG.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Kesehatan akan memperkuat mobilisasi masyarakat melalui Kepala Desa dan Lurah, kader, Posyandu, PKK, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Pelaksanaan CKG juga akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Menurut Fransisca, pendekatan tersebut diperlukan agar masyarakat tidak harus selalu datang ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan. Layanan CKG akan didekatkan ke lingkungan masyarakat dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Salah satu strategi yang disiapkan yakni memperluas pelayanan ke sekolah dan tempat kerja. Kelompok masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke Puskesmas juga akan menjadi sasaran layanan.
Dinas Kesehatan akan melakukan pemantauan capaian secara berkala pada setiap Puskesmas. Puskesmas dengan cakupan rendah akan diidentifikasi kendalanya untuk kemudian diberikan intervensi sesuai persoalan yang dihadapi.
Fransisca menegaskan percepatan CKG tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah peserta. Hasil pemeriksaan yang menunjukkan adanya masalah kesehatan juga harus dipastikan mendapatkan tindak lanjut melalui fasilitas pelayanan kesehatan.
Ia mengajak masyarakat yang belum mengikuti CKG memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sehingga masalah yang ditemukan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih berat atau menimbulkan komplikasi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Ende berharap strategi jemput bola dapat memperluas jangkauan CKG hingga ke masyarakat yang selama ini belum terlayani. Kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, dan berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi warga dalam program tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....